Kompas.com - 24/07/2017, 17:02 WIB
Pesawat  Batik Air KOMPAS.com / APRILIA IKAPesawat Batik Air
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai penerbangan Batik Air membuka rute penerbangan dari Denpasar, Bali ke Kota Chennai, India, Minggu (23/7/2017). Rute baru itu dilayani setiap hari dengan jadwal satu kali penerbangan dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Rute tersebut akan transit dengan di Kuala Lumpur, Malaysia. Penumpang akan melanjutkan perjalanan ke India dengan nomor penerbangan yang sama.

"Kami sangat senang dan bangga bahwa Batik Air kini semakin menyediakan penerbangan yang dapat memberikan pilihan lebih dan beragam kepada para pelanggan. Dengan adanya rute baru menuju Chennai ini kami berharap akan dapat semakin mengembangkan pertumbuhan pariwisata di Indonesia dengan mendatangkan wisatawan mancanegara," ujar Andy M. Saladin, Public Relations Manager Lion Air Group.

(BACA: Melancong ke India, Ada Kartu SIM Gratis di Bandara)

Andy menambahkan bahwa penerbangan dari Denpasar akan berangkat pada pukul 23.10 menuju Kuala Lumpur. Dari Kuala Lumpur, Batik Air akan melanjutkan penerbangan menuju Chennai dengan jadwal keberangkatan pukul 06.20.

Sedangkan penerbangan dari Chennai menuju Kuala Lumpur akan terbang pada pukul 08.55, dan dilanjutkan menuju Denpasar pada pukul 16.35.

(BACA: Indonesia Bidik Wisatawan India)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Juni 2017 Batik Air telah beroperasi melayani beberapa rute internasional barunya yaitu dari Cengkareng menuju Kuala Lumpur dan dari Denpasar menuju Perth, Australia. Dalam waktu dekat Batik Air akan mulai terbang ke kota lainnya di Australia.

Batik Air kini mengoperasikan 49 pesawat yang terdiri dari Boeing 737-800/900ER Airbus 320.

“Batik Air akan terus melakukan pengembangan dengan membuka rute baru yang di mana hal tersebut telah menjadi wujud komitmen Lion Air Group dalam menyediakan akses destinasi dan jaringan konektivitas yang lebih luas," kata Andy.

"Kami yakin minat dan kebutuhan penerbangan dari Denpasar menuju Chennai maupun sebaliknya dapat memiliki keterisian penumpang yang baik sehingga bukan tidak mungkin bahwa ke depan akan menambah frekuensi penerbangan setiap harinya maupun membuka rute ke kota lainnya di India," sambung Andy.

Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Infrastruktur, Judi Rifajantoro mengatakan, ini momen bersejarah bagi Batik Air yang telah dinanti wisatawan mancanegara. Batik Air dinilai mengambil langkah tepat yang disarankan Menteri Pariwisata Arief Yahya.

"Kami apresiasi setinggi-tingginya. Luar biasa komitmen Lion Air Group ikut kembangkan pariwisata," katanya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Travel Update
7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

Travel Tips
PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru Batal

PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru Batal

Travel Update
Cara Cuci Baju di Hotel, Tanpa Ribet dan Hasilnya Bersih

Cara Cuci Baju di Hotel, Tanpa Ribet dan Hasilnya Bersih

Travel Tips
Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah World Tourism Day 2022

Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah World Tourism Day 2022

Travel Update
Hindari Pakai Gelas Hotel untuk Minum, Ini Sebabnya

Hindari Pakai Gelas Hotel untuk Minum, Ini Sebabnya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.