Menikmati Kopi Flores di Kafe La Bajo Labuan Bajo

Kompas.com - 02/12/2017, 07:10 WIB
Kafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BEREKafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
|
EditorI Made Asdhiana

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Awan hitam tebal di atas langit Kota Labuan Bajo bersiap untuk menumpahkan titik-titik air. Udara yang semula panas, tiba tiba berubah sejuk dan dingin, begitu hujan mengguyur ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) sore itu.

Cuaca yang dingin membuat saya bersama dua orang teman, masing-masing Marwan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X Kupang NTT dan Dwi Respono, Project Manager dari PT Anugerah Nuansa Kasih, mencari tempat nongkrong yang pas untuk sekadar kongkow bareng.

(Baca juga : Yuk, Cicipi Kuliner Toraja di Kafe Kopi Ini...)

Dengan menggunakan sebuah mobil mini bus, kami bertiga kemudian menuju La Bajo Flores Coffee yang letaknya berada di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo.

Kafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERE Kafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Bangunan kafe berlantai tiga itu berada persis di tengah kota, sehingga sangat mudah dijangkau dengan semua jenis kendaraan. Lantai satu untuk khusus untuk kafe, lantai dua galeri tenun tradisional khas NTT serta lantai tiga belum digunakan.

(Baca juga : Benarkah Kopi Liong Bogor yang Melegenda Itu Tutup?)

Begitu masuk ke dalam kafe, kami langsung disambut sejumlah pelayan kafe yang begitu ramah. Kami juga disambut pemilik kafe Wemmi Sutanto dan juga Manager Kafe Bambang Harijanto.

Di kafe tersebut, terdapat dua ruangan yakni di bagian luar dan di dalam. Di luar ruangan bagian depan, berjejer kursi dan meja yang diisi oleh pengunjung warga lokal dan wisatawan asing dari berbagai negara.

Kafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERE Kafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Di luar ruangan yang terbuka dan menghadap ke jalan raya dan laut itu, diperuntukkan khusus buat pengunjung yang menikmati kopi sambil merokok.

(Baca juga : Daerah Penghasil Kopi di Indonesia Favorit Warga Dunia)

Sedangkan khusus di bagian dalam kafe, terdapat tempat duduk, meja dan sofa serta sejumlah ornamen lainnya di bagian dinding.

Ruangan yang menggunakan pendingin ruangan itu dilengkapi dengan Wifi gratis, sehingga terlihat semua pengunjung santai menikmati kopi sambil browsing internet.

Khusus di bagian dinding, terdapat lukisan penari caci, kain adat Manggarai dan tulisan tangan pengunjung dari berbagai negara, termasuk juga nama dan tanda tangan Pemimpin Redaksi Harian Kompas Budiman Tanuredjo.

Kafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERE Kafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
"Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Pak Budiman pernah datang dan minum kopi di sini. Setelah minum, beliau mengatakan bahwa kopi ini enak sekali, sehingga kami pun sampaikan bahwa kalau pak rasa enak maka tolong tulis nama dan tanda tangan di sini," kata pemilik La Bajo Flores Coffee, Wemmi Sutanto yang didampingi Bambang Harijanto, kepada KompasTravel, Kamis (30/11/2017).

Menurut Wemmi, kafenya itu dibangun sejak bulan Juni 2017.

Wemmi mengaku, dirinya terinspirasi membuka usaha kafe, setelah mengikuti Festival Kopi Flores yang digelar oleh Kompas di Bentara Budaya pada bulan September Tahun 2016.

"Saat festival itu, kita adalah salah satu pesertanya. Dari situ kan banyak pengunjungnya sehingga kita lalu diskusi dengan para pengunjung atau istilahnya para penggila kopi di Jakarta dan akhirnya muncul ide untuk buka kafe ini," kata laki-laki yang murah senyum ini.

Kafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERE Kafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Jenis kopi yang disajikan di kafe ini yakni Robusta, Arabika, Yellow Caturra dan Juria. Semua kopi itu bahan baku dari Manggarai Raya (Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur) dan Bajawa, Kabupaten Ngada.

Dengan mempekerjakan 10 orang karyawan lokal setempat, Wemmi menyebutkan kalau semua kopi flores itu diolah dan diracik secara profesional menjadi kopi latte, kopi cappucino dan kopi espresso dan sejumlah jenis minuman kopi lainnya.

Harga kopi tersebut cukup murah yakni mulai dari Rp 15.000 untuk tradisional kopi dan yang paling mahal yakni vanilla cafe latte seharga Rp 35.000.

Selain kopi, ada juga beberapa minuman lainnya seperti teh, lemon teh dan teh tarik, caramel, hazelnut, cokelat dan vanila late.

Kafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERE Kafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Tidak hanya minuman, di kafe tersebut juga tersedia aneka makanan lokal Manggarai yakni kompiang, ubi goreng, pisang goreng, nasi goreng dan mi.

"Selain makananan dan minuman, ada juga hiburan live music yakni pada hari Jumat (akustik) dan Sabtu (organ tunggal). Sajian musik itu mulai pukul 20.00 Wita hingga 23.00 Wita," kata Wemmi.

Pengunjung kafe, lanjut Wemmi, setiap hari terus meningkat dari rentang waktu dibuka hingga hari ini. Dalam sehari, jumlah pengunjung yang menikmati kopi di kafenya itu lebih dari 100 orang.

Wemmi menjelaskan, kafe miliknya itu dibuka mulai pukul 06.00 Wita hingga pukul 23.00 Wita. Untuk pagi hingga siang hari, sebagian besar pengunjung adalah wisatawan asing dari berbagai negara. Sedangkan siang hingga malam, warga lokal atau wisatawan domestik.

Kafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERE Kafe La Bajo Flores Coffee di Jalan Soekarno Hatta, Kampung Tengah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Wemmi pun berharap, sejalan dengan Festival Kopi Flores yang sudah digelar dan juga keberadaan kafenya, kopi flores makin terkenal di Indonesia hingga luar negeri.

"Kita mau memperkenalkan kopi flores kepada masyarakat yang ada di sini maupun di Indonesia dan warga mancanegara, bahwa kopi flores itu enak dan nikmat," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengalaman Menjelajahi Museum Nasional Indonesia Secara Virtual

Pengalaman Menjelajahi Museum Nasional Indonesia Secara Virtual

Jalan Jalan
Sejarah Makan Daging Anjing di China, Bukan Tradisi?

Sejarah Makan Daging Anjing di China, Bukan Tradisi?

Whats Hot
Imbas Wabah Corona, Kucing dan Rakun di Kafe Hewan Seoul Kesepian

Imbas Wabah Corona, Kucing dan Rakun di Kafe Hewan Seoul Kesepian

Jalan Jalan
Pengalaman Bikin Dalgona Coffee Tanpa Mixer, Pakai Saringan Sederhana

Pengalaman Bikin Dalgona Coffee Tanpa Mixer, Pakai Saringan Sederhana

Travel Tips
InterContinental Bali Resort Bikin Masker Sendiri, Berikan ke Pegawai dan Warga

InterContinental Bali Resort Bikin Masker Sendiri, Berikan ke Pegawai dan Warga

Whats Hot
Ngopi di Rumah? Coba Resep Baru Ini, Kopi Campur Kunyit

Ngopi di Rumah? Coba Resep Baru Ini, Kopi Campur Kunyit

Makan Makan
Turis Berkurang karena Corona, Gajah Thailand Alami Kelaparan

Turis Berkurang karena Corona, Gajah Thailand Alami Kelaparan

Jalan Jalan
Bandara Soetta Sediakan 270 Parking Stand untuk Tempat Parkir Pesawat

Bandara Soetta Sediakan 270 Parking Stand untuk Tempat Parkir Pesawat

Whats Hot
Simak, Cara Permintaan Pembatalan dan Refund di Tiket.com

Simak, Cara Permintaan Pembatalan dan Refund di Tiket.com

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Simpan Telur di Dalam Freezer | Alasan Teripang Mahal

[POPULER TRAVEL] Simpan Telur di Dalam Freezer | Alasan Teripang Mahal

Whats Hot
11 Inisiatif Restoran Terbaik Dunia Saat Pandemi Covid-19, dari Bagi Makanan sampai Bikin Petisi

11 Inisiatif Restoran Terbaik Dunia Saat Pandemi Covid-19, dari Bagi Makanan sampai Bikin Petisi

Makan Makan
Kunjungan Turis Asing ke Bali Menurun, Nyaris Sudah Tidak Ada Tamu

Kunjungan Turis Asing ke Bali Menurun, Nyaris Sudah Tidak Ada Tamu

Whats Hot
Mesin Penyemprot Disinfektan ke Bagasi Hadir di Bandara Soekarno Hatta dan 18 Bandara Lain

Mesin Penyemprot Disinfektan ke Bagasi Hadir di Bandara Soekarno Hatta dan 18 Bandara Lain

Whats Hot
KBRI di Washington Imbau Turis Indonesia di AS Cepat Pulang ke Tanah Air

KBRI di Washington Imbau Turis Indonesia di AS Cepat Pulang ke Tanah Air

Whats Hot
Amerika Serikat Tunda Penerbitan Paspor Baru, Kecuali Urusan Darurat Kesehatan

Amerika Serikat Tunda Penerbitan Paspor Baru, Kecuali Urusan Darurat Kesehatan

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X