Kompas.com - 08/06/2018, 17:15 WIB
Calon penumpang berjalan menuju deretan bus di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (9/7), menjelang puncak arus mudik tahun 2015 ini. 

KOMPAS/PRIYOMBODO Calon penumpang berjalan menuju deretan bus di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (9/7), menjelang puncak arus mudik tahun 2015 ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kenyamanan saat mudik ke kampung halaman memang tak bisa ditawar. Apalagi bagi yang memiliih moda transportasi darat di luar kereta api.

Waktu tempuh yang cenderung lama membuat kenyamanan saat menumpang kendaraan menjadi yang utama.

Hal ini berlaku bagi banyak penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang rela mengeluarkan uang lebih untuk mendapat fasilitas maksimal saat mudik.

"Untuk kenyamanan bisa memilih bus dengan suspensi udara. Naik bus jasi serasa diayun, kalau naik bus per biasa itu seperti diguncang. Suspensi udara ini membuat lebih tidak terasa jika lewat jalanan tidak rata atau berlubang," jelas Pemerhati transportasi bus, AM Fikri saat dihubungi KompasTravel, Kamis (7/6/2018).

Baca juga: Bus Tingkat Premium atau Kereta Eksekutif, Pilih Mana?

Hal berikutnya yang patut diperhatikan, menurut Fikri, adalah kebersihan kabin dan keramahan kru bus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Perhatikan juga penampilan kru kabin, misalnya pakai sepatu dan seragam karena itu mencerminkan disiplin perusahaan (otobus)," jelas Fikri.

Interior bus Hino RM 380.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Interior bus Hino RM 380.

Selanjutnya ada jumlah kursi. Semakin sedikit jumlah kursi di bus akan semakin nyaman karena jarak antar kursi yang lebar.

Ini memungkinkan ruang gerak dan ruang rentang kursi yang lebih luas bagi penumpang.

"Kalau kursi lebih ke selera. Bahan kursinya entah itu kulit atau bukan itu tergantung selera, karena kalau bus sudah jalan dan malam hari AC dingin dan harus pakai selimut," kata

Terakhir Fikri menyarankan untuk rajin melihat ulasan penumpang lain di internet, terutama di media sosial. Banyak penumpang yang mengulas mengenai kenyamanan dan desain interior bus.

Informasi ini dapat membantu sesama penumpang untuk menentukan pilihan bus AKAP untuk mudik ke kampung halaman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata ke Rawa Pening, Bersih dari Encek Gondok dan Ada Pentas Tari

Wisata ke Rawa Pening, Bersih dari Encek Gondok dan Ada Pentas Tari

Travel Update
Punya Pantai Indah, Desa Wisata Ngilngof Cocok untuk Sport Tourism

Punya Pantai Indah, Desa Wisata Ngilngof Cocok untuk Sport Tourism

Travel Update
Janji Sandiaga di Desa Wisata Ngilngof Maluku: Perbaikan Jaringan Internet

Janji Sandiaga di Desa Wisata Ngilngof Maluku: Perbaikan Jaringan Internet

Travel Update
Berkunjung ke Kos-kosan Pelajar yang Kini Museum Sumpah Pemuda

Berkunjung ke Kos-kosan Pelajar yang Kini Museum Sumpah Pemuda

Jalan Jalan
Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Jalan Jalan
Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Travel Update
Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Travel Update
Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Jalan Jalan
Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Travel Update
4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

Jalan Jalan
Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Travel Update
Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Travel Update
7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

Travel Tips
Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.