Kompas.com - 09/08/2018, 21:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Tim  Ekspedisi Bumi Cenderawasih (EBC) Mapala UI secara resmi telah dilepas secara oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Papua Barat di Manokwari, Kamis (9/8/2018).

Pelepasan tim Ekspedisi Bumi Cendrawasih ini menandakan seluruh kegiatan yang telah direncanakan akan.

“Ekspedisi ini adalah kegiatan yang efektif bagi pengembangan pariwisata Papua Barat yang memang sedang menjadi fokus pemerintahan kami,” ujar Staff Ahli Bidang Pemerintahan dan Otonomi Papua Barat, Robert Rumbekwan dalam siaran pers yang diterima KompasTravel, Kamis (9/8/2018).

(Baca juga: Tim Ekspedisi Bumi Cenderawasih Mapala UI Bakal Jelajahi Papua Barat)

Ia menjelaskan, Pemda Papua Barat mendukung tim Mapala UI yang ingin menyumbangkan kepedulian dan ilmunya.

Robert berharap Ekspedisi Bumi Cendrawasih berjalan dengan lancar juga melalui kegiatan ini dapat menjadi titik awal perkembangan wisata di Papua Barat.

Adapun pelepasan tim Ekspedisi Bumi Cendrawasih ini dilakukan setelah semua tim lengkap, yakni tim besar kloter I yang telah diberangkatkan pada 24 Juli 2018, dan kloter II.

(Baca juga: Ekspedisi Bumi Cenderawasih Mapala UI Fokus Gali Potensi Wisata Papua Barat)

“Kami bersyukur atas semangat dan kesehatan yang tetap terjaga oleh segenap tim. Akhirnya kami dapat segera melakukan sesuatu untuk tanah Papua yang indah, tempat yang selalu istimewa bagi Mapala UI,” ujar Ketua Pelaksana Ekspedisi Bumi Cenderawasih, Fathan Qarib.

Tim  Ekspedisi Bumi Cenderawasih (EBC) Mapala UI secara resmi telah dilepas secara oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Papua Barat di Manokwari, Kamis (9/8/2018). Pelepasan tim Ekspedisi Bumi Cendrawasih ini menandakan seluruh kegiatan yang telah direncanakan akan dimulai.Dok. MAPALA UI Tim Ekspedisi Bumi Cenderawasih (EBC) Mapala UI secara resmi telah dilepas secara oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Papua Barat di Manokwari, Kamis (9/8/2018). Pelepasan tim Ekspedisi Bumi Cendrawasih ini menandakan seluruh kegiatan yang telah direncanakan akan dimulai.

Adapun Ekspedisi Bumi Cenderawasih merupakan ekspedisi Mapala UI yang dihelat di Papua Barat sejak tanggal 24 Juli hingga 29 Agustus 2018.

Kegiatan ekspedisi ini terdiri atas bakti sosial kesehatan “Bhakti Papua” serta eksplorasi “Pesona Alam Cenderawasih”.

Dalam Bhakti Papua, tim akan memberikan bantuan medis berupa pengobatan massal dan penyuluhan mengenai pentingnya higienitas personal.

(Baca juga: Mapala UI dan Papua, Sebuah Cerita Perjalanan...)

Sementara dalam kegiatan Pesona Alam Cenderawasih, tim berfokus pada pengembangan wisata minat khusus yang kedepannya dapat menjadi pemasukan sektor pariwisata Provinsi Papua Barat.

Dalam ekspedisi ini, Mapala UI didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat, TNI, Gerakan Pramuka Papua Barat, Bentara Papua, Kementerian Kesehatan, PT. PLN (Persero), PT Eigerindo Multi Produk Industri (Eiger), Madu Bima, Telkomsel, Tim Bantuan Medis FK UI, Badan Eksekutif Mahasiswa FKM UI, BEM FIK UI dan Sendal IKJ.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

7 Tips Keliling Jakarta Naik Bus Wisata Gratis, Naik di Halte Pertama

Travel Tips
Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Travel Tips
Mesut Oezil Pilih Rendang Sebagai Makanan Terenak Indonesia

Mesut Oezil Pilih Rendang Sebagai Makanan Terenak Indonesia

Travel Update
Mesut Oezil Ingin Kunjungi Bali dan Masjid Istiqlal

Mesut Oezil Ingin Kunjungi Bali dan Masjid Istiqlal

Travel Update
Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Menparekraf Sasar Micro Influencer Atlet untuk Promosi Sport Tourism

Travel Update
Kemenparekraf Gandeng Mesut Oezil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Kemenparekraf Gandeng Mesut Oezil, Bidik Pasar Timur Tengah dan Eropa

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Pantai Pulau Merah Banyuwangi

Travel Tips
Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Covid-19 Melandai, Masyarakat Aceh Ramai Bikin Paspor untuk Wisata

Travel Update
Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Terkenal dengan Sunset Berwarna Merah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.