Kompas.com - 17/08/2018, 21:45 WIB
Seorang WNA memungut sampah plastik yang berhamburan di pinggir pantai di Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB, Kamis (9/8/2018). Kondisi pulau wisata tersebut sepi pascagempa yang terjadi pada 5 Agustus lalu,  meski sejumlah WNA dan warga lokal masih bertahan di pulau itu. ANTARA FOTO/ZABUR KARURU Seorang WNA memungut sampah plastik yang berhamburan di pinggir pantai di Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB, Kamis (9/8/2018). Kondisi pulau wisata tersebut sepi pascagempa yang terjadi pada 5 Agustus lalu, meski sejumlah WNA dan warga lokal masih bertahan di pulau itu.

Kedatangan Edward bersama istri dan kedua anaknya ke Gili Trawangan hanya ingin melihat kondisi dan suasananya. Tidak untuk menginap, karena dia bersama keluarganya sudah lebih dulu membuka kamar penginapan di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat.

"Kita ingin lihat kondisi setelah gempa, ada bangunan yang rusak, tapi aktivitas di sana normal-normal saja, cuma tidak begitu ramai. Semoga suasananya cepat pulih," ucapnya.

Hal senada juga diharapkan oleh Fajar, pemilik usaha kapal penyeberangan rute Pelabuhan Bangsal-Gili Trawangan. Dia bersama teman seprofesinya, mengharapkan suasana Gili Trawangan kembali seperti sebelumnya.

"Kalau harga tiket normal pak, tapi masih belum begitu ramai. Tapi kita-kita yakin, kondisinya akan cepat kembali normal," kata Fajar.

Dalam upaya menghidupkan kembali dunia pariwisata di Kabupaten Lombok Utara, Dansatgas Penanggulangan Darurat Bencana Gempa Lombok Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, menargetkan wilayah Kecamatan Pemenang, termasuk Gili Trawangan, bersih dari puing reruntuhan bangunan bekas gempa dalam kurun waktu sepekan terhitung sejak Rabu (15/8/2018).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Wisata Saat Nataru, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Wajib Tes PCR

Travel Update
7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

7 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Bandara

Travel Tips
PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru Batal

PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru Batal

Travel Update
Cara Cuci Baju di Hotel, Tanpa Ribet dan Hasilnya Bersih

Cara Cuci Baju di Hotel, Tanpa Ribet dan Hasilnya Bersih

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.