Kisah Cinta yang Tak Terekspos di Relief Candi Borobudur

Kompas.com - 15/11/2019, 10:00 WIB
Salah satu relief di Candi Borobudur. Kompas.com/ Nicholas Ryan AdityaSalah satu relief di Candi Borobudur.

Cerita kedua yang masih belum banyak diketahui wisatawan adalah cerita Sasa Jataka. Cerita ini mengisahkan tentang kelahiran Budha dalam wujud hewan kelinci. Kisah ini ditujukan untuk wisatawan anak-anak.

"Sasa Jataka itu memang kita susun kita peruntukkan untuk anak kecil, karena pertama ceritanya cerita fabel, jadi lebih bisa terhubung. Kedua, kita juga menekankan bahwa dulu di Indonesia ada kelinci yang seperti ini namun sekarang sudah punah. Jadi untuk generasi muda ini tanggung jawab besar untuk menjaga kebudayaan dan alam," katanya.

Baca juga: Puncak Suroloyo, Tempat Melihat Megahnya Candi Borobudur

Kisah Sasa Jataka diawali dengan kelahiran Budha yang berwujud kelinci bernama Sasa. Karena pengorbanannya yang rela dijadikan santapan mereka yang kelaparan, maka Sasa akhirnya mendapat kesempurnaan.

Kemudian, kelinci Sasa di seluruh dunia menjadi terkenal akan perwujudannya menyerupai bulan. Cerita ini juga dipakai di seluruh dunia, seperti Jepang, Amerika.

Banyak cerita relief yang belum terkespos di Candi Borobudur

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X