Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kunci Nikmat Barbeque Korea, Cukup Pakai Empat Bumbu Ini

Kompas.com - 10/01/2020, 17:02 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Silvita Agmasari

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com - Barbeque ala Korea punya banyak penggemar. Hal yang membuat barbeque Korea terasa nikmat tentu saja dagingnya. Namun yang tak kalah penting adalah racikan bumbunya.

"Ada empat bumbu yang paling umum dipakai saat barbeque di Korea. Bisa dengan mudah dibeli di supermarket Korea," kata Executive Director Restoran Korea Chung Gi Wa, Kwang Won Lee, kepada Kompas.com di restorannya, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2019).

Untuk daging sendiri, menurut Kwang Won Lee orang korea jarang merendam daging dengan bumbu. Cukup daging segar, dipanggang, dan dicocol bumbu-bumbu ini sudah nikmat. 

Berikut bumbu yang dipakai dalam hidangan barbeque Korea menurut Kwang Won Lee:

Bubuk cabai,Mirror Bubuk cabai,

1. Bubuk cabai

Korea mengenal dan menikmati rasa pedas. Masyarakatnya kerap menyantap makanan yang rasanya pedas dan menggugah selera, termasuk barbeque. Oleh karenanya, mereka selalu menambahkan bubuk cabai sebagai bumbu masakan barbeque.

Bubuk cabai terbuat dari gilingan cabai merah kering yang praktis digunakan dalam segala kondisi.

Kamu bisa membeli bubuk cabai di supermarket mana pun dan dapat memilih level mana sesuai seleramu.

Gochujang, bumbu khas Korea berupa perpaduan antara bubuk cabai dan tepung ketan. Gochujang biasa dipakai untuk pelengkap rasa barbeque Korea.shutterstock.com Gochujang, bumbu khas Korea berupa perpaduan antara bubuk cabai dan tepung ketan. Gochujang biasa dipakai untuk pelengkap rasa barbeque Korea.

2. Pasta cabai (Gochujang)

Orang Korea mengenal Gochujang atau pasta cabai ala Korea untuk pelengkap hidangan barbeque. Pasta cabai ini menambah cita rasa dari daging barbeque.

Gochujang merupakan perpaduan antara tepung ketan dan bubuk cabai yang dicampur dengan bahan-bahan lain. Usai dicampur, Gochujang lalu difermentasikan untuk sampai pada tahap rasa yang maksimal.

Semakin lama difermentasikan, maka Gochujang akan terasa semakin nikmat. Bahan-bahan membuatnya juga mudah ditemui.

Kamu cukup membeli dan menyiapkan tepung ketan, cabai bubuk, kecap asin, gula pasir, cuka, bawang merah parut, dan air matang.

Doenjang, salah satu bumbu barbeque Korea. Doenjang terbuat dari kedelai.shutterstock.com Doenjang, salah satu bumbu barbeque Korea. Doenjang terbuat dari kedelai.

3. Pasta Kedelai (Doenjang)

Bumbu ketiga yaitu Doenjang atau pasta kedelai. Bumbu ini terbuat dari kedelai yang direbus dan dikeringkan panas matahari. Kemudian, proses dilanjutkan membentuk adonan menjadi persegi yang dinamakan mejubap atau meju.

Proses pengeringan Doenjang kerap ditemukan jamur, tak usah khawatir, ini termasuk dalam proses fermentasi yang menimbulkan bau khas.

Kemudian, meju dipindahkan ke tempat hangat agar proses fermentasi berlangsung cepat. Lalu Doenjang setengah jadi itu dimasukkan ke dalam tempayan besar yang diisi air garam.

Air garam membantu proses fermentasi menjadi lebih baik. Doenjang pun siap disediakan.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

Jalan Jalan
3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

Hotel Story
Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Jalan Jalan
Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Jalan Jalan
Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Travel Tips
4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

Jalan Jalan
Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Jalan Jalan
Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Travel Tips
8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

Travel Tips
Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Travel Update
8 Tips Hindari Barang Bawaan Tertinggal, Gunakan Label yang Mencolok

8 Tips Hindari Barang Bawaan Tertinggal, Gunakan Label yang Mencolok

Travel Tips
Sandiaga Harap Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Hijau

Sandiaga Harap Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Hijau

Travel Update
10 Tips Bermain Trampolin yang Aman dan Nyaman, Pakai Kaus Kaki Khusus

10 Tips Bermain Trampolin yang Aman dan Nyaman, Pakai Kaus Kaki Khusus

Travel Tips
Ekspedisi Pertama Penjelajah Indonesia ke Kutub Utara Batal, Kenapa?

Ekspedisi Pertama Penjelajah Indonesia ke Kutub Utara Batal, Kenapa?

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com