Kompas.com - 23/03/2020, 07:20 WIB
Pengunjung juga bisa memanfaatkan fasilitas Google Street View untuk melihat secara jelas dan menyeluruh Altar Pergamon yang sudah dikonstruksi di pameran virtual The Pergamon Museum Tangkapan layar tur virtual The Pergamon MuseumPengunjung juga bisa memanfaatkan fasilitas Google Street View untuk melihat secara jelas dan menyeluruh Altar Pergamon yang sudah dikonstruksi di pameran virtual The Pergamon Museum

 

The Pergamon Museum

Kedua adalah Pergamon Museum yang bisa kamu akses lewat link berikut: https://artsandculture.google.com/partner/pergamonmuseum-staatliche-museen-zu-berlin?hl=en.

Museum ini terletak di Berlin, Jerman. Kamu bisa menemukan banyak struktur arkeologi yang sudah dibangun ulang di sini.

Beberapa yang bisa ditemukan, seperti Altar Pergamon, Gerbang Pasar Miletus, Gerbang Ishtar dan Jalan Prosesi dari Babilonia, serta Mshatta Facade yang membuat Pergamon Museum terkenal di dunia.

Baca juga: 5 Aktivitas Seru Liburan di Rumah, Bisa Jalan-jalan Virtual

Ada beberapa pameran online yang bisa kamu lihat di sini, salah satunya adalah soal apa yang terjadi di Pergamon.

Pergamon adalah sebuah kota di Yunani Kuno yang punya perpustakaan terbaik pada peradaban Yunani Kuno.

Nah, karena menggunakan laman Google Arts & Culture, maka jenis pameran online-nya pun serupa dengan The British Museum.

Baca juga: 5 Pose Satwa di Taman Safari Ini Bisa Hibur Kamu saat Liburan di Rumah

Bentuknya seperti slideshow presentasi, namun dengan gambar berkualitas tinggi, bersamaan  penjelasan yang lengkap dan jelas.

Uniknya, di slide kedua pameran ini terdapat gambar interaktif dari rekontruksi Altar Pergamon yang legendaris.

Bentuknya seperti laman Google Street, kamu bisa berkeliling area altar dengan gambar 360 derajat, sehingga kamu bisa melihat relief yang ada di dinding altar secara jelas.

Baca juga: Liburan di Rumah? Tonton Siaran Langsung Kebun Binatang di AS

Ada juga gambar lukisan masa lampau, peta yang menunjukkan lokasi Kota Pergamon di masa lalu, dan foto lokasi masa kini dari kota yang tinggal reruntuhan saja.

Penuturannya pun runut, mulai dari pembangunan kota Pergamon, bagaimana altar tersebut digunakan, sistem ekonomi yang terdapat di sana, hingga proses ekskavasi situs yang dilakukan sejak tahun 1800-an.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.