Australia Minta Turis Asing Segera Kembali ke Negara Asalnya

Kompas.com - 05/04/2020, 13:40 WIB
Warga Perancis memasuki Bandara Internasional Sydney untuk dipulangkan ke negara asalnya, Kamis (2/4/2020). AFPWarga Perancis memasuki Bandara Internasional Sydney untuk dipulangkan ke negara asalnya, Kamis (2/4/2020).

 

Pelajar internasional yang bekerja di perawatan lansia, sebagai perawat, dan di supermarket besar dapat memperpanjang jam kerja apabila diizinkan.

Seorang mahasiswa di Sydney, Suvash Pokharel, mengatakan, dia belum bisa mendapatkan pekerjaan setelah diberhentikan pada Maret lalu.

"Saya datang ke Australia karena di sini memungkinkan untuk bekerja dan bersekolah. Saya sangat khawatir terhadap masa depan saya, namun saya juga tidak bisa segera kembali ke Nepal," kata Pokharel.

Baca juga: Wishnutama Tertarik Ide Garap MICE Online Usai Virus Corona, Apa Tanggapan Industri MICE?

Sementara itu, senator partai politik Australian Greens, Mehreen Faruqi, mengkritisi pemerintah.

Menurutnya, mereka telah melepaskan pelajar internasional pada risiko kemiskinan dan tunawisma selama pandemi berlangsung.

"Ratusan pelajar internasional telah menghubungi saya beberapa hari terakhir untuk menceritakan kisah mereka. Cerita tidak adanya pekerjaan, tekanan keuangan, dan situasi hidup yang genting,” kata Faruqi melalui sebuah pernyataan.

"Sekarang pemerintah sudah mengonfirmasi bahwa mereka tidak akan mengulurkan bantuan untuk menunjang ratusan dari ribuan pelajar yang kita sambut ke negara kita, serta uang dan pekerjaan yang kita semua dapatkan manfaatnya," tambahnya.

Halaman:


Sumber SCMP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X