Kompas.com - 08/04/2020, 17:08 WIB
Ilustrasi budae jjigae Sean Lee / UnsplashIlustrasi budae jjigae

Bagaimana tidak, dalam panci budae jjigae terdapat keju, spam serta gochujang yang masak dan dihidangkan bersamaan.

Para warga yang selamat dan yang kelaparan akhirnya banyak yang mengembangkan cita rasa dari budae jjigae. Sajian ini pun terkenal di Negeri Gingseng.

Baca juga: Pengalaman Tour Leader Indonesia di Tengah Kebiasaan Orang Jepang, China, Korea Pakai Masker

Melihat hidangan ini naik daun pemerintah Korea Selatan memilih untuk mengesahkan undang-undang impor yang mencegah orang Korea membeli produk-produk Amerika.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 

Homemade budae jjigae—budae jjigae translates to “army base stew” which comes from combining kimchee stew and army rations, hence why you’ll notice things like Spam in mine. It is a trendy dish in South Korea but I’ve had a hard time finding a place near me that makes it the way I like it, so the solution of course was to make it at home!? ? In this iteration, I used @spambrand, enoki mushrooms, trumpet mushrooms, onions, mung bean noodles, kielbasa, fish tofu, Japanese fish cakes, tteok, kimchee, scallions, instant noodles from a @samyangfoods packet, and cheddar cheese slices. For the sauce, I used a recipe by @iamafoodblog but subbed fish sauce instead of soy sauce (because I love fish sauce). I used boxed bone broth for the liquid.? ?? As you can surmise from the name, this dish has a sad history that I am by no means the right person to tell. I highly recommend watching the @munchies video from the “Close to Home” series to learn more.? ?? To me, it’s important to acknowledge this while making budae jjigae and simultaneously appreciate that great things can come from adverse situations. Nowadays, budae jjigae is an easy way to bring people together, as it’s meant to be a big, salty, spicy pot of bubbling stew cooked at the table. I’ve already successfully lured friends over to help me feel like I’m getting my money’s worth from my tabletop induction burner purchase. It was the most stress-free dinner party—you just cut everything up and put it in a brassier beforehand. Then at the table, pile in the sauce, fill up with broth, and when it’s boiling add instant noods + cheese. Shoutout to everyone who helped me pick out which induction burner to buy; I got the Duxtop 9120MC 1800W and I like it other than the fan being a lil loud. Will put more info on this in my story cuz I’ve rambled too much already and character limits T_T? ?? #homemade #f52grams #jjigae #budaejjigae #kimchee #koreanfood #tteokbokki #kimchi #meltedcheese #instantnoodles #foodphotography #noodles #meatmeatmeat #spam #castironcooking #partyfood #noodsnoodsnoods #leftovers #tastecooking #sffoodie #cookmunchies #feedfeed #inductioncooker #yougottaeatthis #kitchn #lilybubbleteahomemade

Sebuah kiriman dibagikan oleh lily morello • flatlays & food (@lilybubbletea) pada 21 Agu 2019 jam 5:11 PDT

Sementara spam, salah satu bahan budae jjigae merupakan merek daging babi kalengan dari Amerika Serikat.

Sebab dilarang oleh pemerintah menggunakan produk impor, hal ini mendorong terciptanya  pasar gelap untuk hidangan itu.

Toko eceran untuk tentara Amerika yang ditempatkan di Korea, dikenal sebagai "pos pertukaran".

Toko itu menjadi situs untuk perdagangan ilegal, difasilitasi oleh wanita Korea yang terlibat dengan tentara Amerika.

Spam tidak menjadi legal di Korea Selatan, sampai perusahaan Korea mulai memproduksinya sendiri pada 1980-an.

Sampai perang selesai masyarakat tetap dan terus menyajikan hidangan ini. Ketika larangan produk Amerika dicabut, budae jjigae berevolusi menjadi makanan yang populer dan bukan sebagai alat untuk bertahan hidup lagi.

Sekarang sudah umum ditemukan di restoran Korea Selatan, terutama di lingkungan kampus.

Spam menjadi primadona di hidangan yang berbumbu gochujang yang pedas dan disajikan dalam panci besar.

Kini, budae jjigae menjadi sangat populer. Baik sebagai sajian di rumah maupun restoran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.