Kompas.com - 19/04/2020, 19:57 WIB
Potongan gambar yang menunjukkan es krim Viennetta Dok. Instagram @wallsidnPotongan gambar yang menunjukkan es krim Viennetta


KOMPAS.com – Salah satu yang khas dari Viennetta adalah lapisan es krim lembut bergelombang dengan lapisan cokelat krispi yang nikmat. Lapisan bergelombang itu yang jadi ciri khas es krim Viennetta.

Baca juga: David Beckham Kenang Masa Kecil Makan Es Krim Viennetta, Kamu Juga Bisa!

Mungkin kamu penasaran bagaimana cara membuat es krim dengan tekstur bergelombang seperti itu.

Sederhananya, es krim Viennetta tentu saja dibuat dengan mesin. Pasalnya agak sulit membayangkan gelombang pada es krim Viennetta dibuat menggunakan tangan.

Dilansir dari Makezine, dari sebuah video yang dirilis di Facebook, terlihat bagaimana es krim Viennetta dibuat di pabriknya.

Dalam video tersebut terlihat lapisan es krim dan cokelat disemprotkan dengan mesin secara merata.

Bentuknya sangat panjang, di atas roda berjalan yang mirip dengan conveyor belt di bandara yang berguna untuk membawa bagasi kita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Es krim Viennetta dibentuk satu lapis demi satu lapis. Lapisan pertama adalah lapisan rata dari es krim vanila.

Kemudian di atasnya disemprotkan saus cokelat yang akan jadi lapisan cokelat krispi di antara es krim Viennetta ketika dimakan.

Lama kelamaan lapisan akan semakin tinggi. Sampai akhirnya es krim berbentuk gelombang itu pun terlihat disemprotkan.

Rahasianya, es krim disemprotkan dengan mesin dalam waktu yang sangat cepat.

Karena disemprotkan begitu cepat, maka es krim akan mulai terlipat-lipat dengan sendirinya, membentuk lapisan gelombang yang khas.

Dilansir dari Mirror UK, video ini disebut diambil di sebuah pabrik di China.

Setelah es krim yang masih panjang itu selesai dengan lapisan cokelat krispi di bagian paling atas, kemudian es krim dipotong sesuai ukuran.

Akhir video memperlihatkan es krim yang sudah terpotong itu dibawa keluar tempat penyemprotan, mungkin untuk dibekukan dan dikemas dengan menggunakan beberapa jalur conveyor belt.

Sementara terlihat di bagian bawah ada sejenis keranjang besar yang menampung es krim Viennetta yang mungkin tak layak kemas sehingga dimasukkan ke tempat pembuangan.

Kamu bisa menonton video pembuatan Viennetta ini di beberapa channel YouTube.

Baca juga: Kisah Perjuangan Berburu Es Krim Viennetta, Ada yang Belum Dapat Hingga Sekarang


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

4 Tren Berwisata yang Berubah karena Pandemi

Travel Update
Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Okupansi Hotel di Kota Semarang Mulai Naik

Travel Update
4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

4 Tips Kunjungi Ruang Lapang di Bandung Barat, Waktu Terbaik dan Menu Andalan

Travel Tips
Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Rute Terdekat ke Puncak Kuik Ponorogo, Hati-hati Tanjakan Terjal dan Berkelok Tajam

Travel Tips
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.