Bali Tawarkan Konsep MICE di Ruang Terbuka

Kompas.com - 31/05/2020, 11:53 WIB
ILUSTRASI - Turis asing di Nusa Penida, Bali. Dok. Biro Komunikasi Publik KemenparekrafILUSTRASI - Turis asing di Nusa Penida, Bali.

DENPASAR, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan dalam menghadapi era "New Normal/Normal Baru", daerah setempat harus mampu berinovasi.

Salah satunya seperti menawarkan konsep Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition/ MICE (Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran) di ruang terbuka.

Baca juga: Pariwisata Buka Saat New Normal, Ini Hal-hal yang Harus Diketahui

"Dengan demikian, Bali dapat tetap unggul. Apalagi dengan keramahan penduduk Bali, penyelenggaraan MICE dijamin dapat berlangsung aman dan keindahan alam yang memberi inspirasi kepada peserta MICE," kata Wagub Bali yang akrab dipanggil Cok Ace itu dalam Webinar bertajuk Bali’s New Normal Series II , Road Map to Bali’s Next Normal, di Denpasar, Kamis (28/5/2020), seperti dikutip dari Antara.

Dia meyakini kegiatan MICE di ruang terbuka dengan mengimplementasikan protokol kesehatan yang sesuai dengan standar internasional, akan menjadikan Bali tetap sebagai salah satu destinasi MICE terbaik di dunia.

Menurut Cok Ace, Bali memiliki salah satu produk unggulan yaitu wisata MICE. Keberhasilan Bali menyelenggarakan MICE tidak lepas dari dukungan beberapa faktor misalnya jumlah akomodasi kamar, ruang rapat/venue, dan fasilitas infrastruktur penunjang lainnya yang memadai.

Selain itu, keramahan penduduk Bali dan keindahan dan kedamaian alam Pulau Dewata juga turut mendorong Bali sebagai destinasi MICE dunia.

Beberapa kongres atau pertemuan tingkat dunia yang pernah diadakan di Bali dan berjalan sukses antara lain APEC 2013, IMF-World Bank Annual Meeting 2018 serta konferensi bertaraf internasional lainnya.

Namun, dengan terjadinya pandemi Covid-19 yang menyebar di hampir di seluruh negara di dunia, beberapa kegiatan MICE yang sudah direncanakan penyelengaraannya di Bali ditunda.

Sebut saja seperti Asia Pacific City Summit and Mayors, International Conference on Human Rights and Human Dignity, KTT Perubahan Iklim Dunia mengalami penundaan.

"COVID-19 telah melahirkan budaya baru yang disebut sebagai era New Normal. Jadi, agar Bali bisa ambil bagian di era New Normal ini, ada beberapa persyaratan/protokol yang harus dipenuhi, yakni memenuhi standar kebersihan, memenuhi standar kesehatan dan memenuhi standar keamanan," ucapnya.

Desa Jatiluwih di Kabupaten Tabanan, Bali.Dok. Indonesia.travel Desa Jatiluwih di Kabupaten Tabanan, Bali.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X