Kompas.com - 04/06/2020, 09:00 WIB
Panorama Pulau Padar. SHUTTERSTOCK/PRAWAT THANANITHAPORNPanorama Pulau Padar.

“Jumlah penumpang penerbangan internasional pada April 2020 tinggal 0,03 juta. Kalau dibandingkan dengan April 2019, penurunannya 98,3 persen. Sementara dengan bulan sebelumnya (Maret 2020), penurunan 95,35 persen,” kata Suhariyanto.

Kunjungan melalui jalur laut dan darat pun menurun

Pada April 2020, kunjungan melalui jalur laut mencapai 29 persen. Jika dibandingkan dengan April 2019, Batam mengalami penurunan sebesar 99,27 persen.

Sementara Tanjung Balai Karimun mengalami penurunan sebesar 99,94 persen. Namun, Tanjung Benoa mengalami peningkatan sebesar 1,89 persen.

“Dampak Covid-19 ke kunjungan wisman betul-betul luar biasa karena semua negara menerapkan protokol kesehatan yang harus dipatuhi. Kita perlu memikirkan trobosan baru supaya sektor ini kembali pulih ke depan,” ujar Suhariyanto.

Baca juga: Sabang Buka Kembali Pariwisata dan Transportasi Laut ke Sabang

Kunjungan wisman melalui jalur darat lewat jalur perbatasan Aruk, Entikong, dan Atambua pada April 2020 mencapai 70 persen.

Kendati disebutkan bahwa kunjungan dari Timor Leste terbilang cukup banyak dan bisa melalui jalur darat. Namun kedatangan dari jalur perbatasan Atambua mengalami penurunan 100 persen.

Baik itu kedatangan pada Maret 2020 atau April 2019, keduanya sama-sama mengalami penurunan 100 persen.

Atambua adalah Ibu Kota Kabupaten Belu di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kota tersebut memiliki jalur perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste.

Sementara jalur perbatasan Entikong, jika dibandingkan dengan Maret 2020 penurunan hanya terjadi sebesar 99,40 persen. Sementara April 2019 sebesar 99,62 persen.

Baca juga: Mau Wisata ke Labuan Bajo? Bakal Ada Registrasi Online untuk Turis

Untuk jalur perbatasan Aruk, penurunan sejak Maret 2020 adalah 97,82 persen dan April 2019 sebesar 97,61 persen.

“Kalau diakumulatifkan, kita masih tertolong dengan jumlah wisman pada bulan Januari karena ada Tahun Baru dan Imlek. Sehingga jumlah wisman masih normal,” kata Suhariyanto.

“Sejak Februari sudah kena (penurunan jumlah wisman). Penurunan tajam pada April. Kita bisa perkirakan apa yang terjadi pada Mei. Selama Januari – April, kalau dibandingkan dengan tahun lalu, mengalami penurunan sebesar 45,01 persen,” lanjutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.