Protokol New Normal TMII, Pengunjung Wajib Pakai Masker dan Beli Tiket Online

Kompas.com - 04/06/2020, 20:05 WIB
Rumah Gadang di Taman Mini Indah Indonesia, (12 1 2019). SHUTTERSTOCK/JOKO SLRumah Gadang di Taman Mini Indah Indonesia, (12 1 2019).

Bagi fasilitas

  1. Tersedia tempat untuk mencuci tangan di pintu masuk atraksi wisata.
  2. Pengunjung setiap atraksi wisata dibatasi sebanyak 45 – 50 persen dari biasanya.
  3. Setop kunjungan jika kapasitas sudah mencapai persentase maksimum.
  4. Kereta gantung dibatasi hanya dua orang per kabin.
  5. Kereta mini dibatasi hanya 1 – 2 orang dalam satu baris.
  6. Mobil keliling dibatasi hanya dua orang per baris. Setiap baris dibatasi tirai plastik.
  7. Memiliki spanduk atau tanda yang berisi imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Selain bisa dibeli di web e-ticketing TMII, ke depannya Traveloka juga bisa. Saat ini sedang di set up produknya. Insha Allah saat TMII buka sudah bisa berjalan," kata Sahda.

Sejauh ini, atraksi wisata yang akan dibuka hanya atraksi wisata luar ruangan saja. Beberapa di antaranya adalah anjungan, taman burung, dunia air tawar, taman legenda, dan museum.

Baca juga: Di Museum Damkar TMII, Ada Saksofon Tanjidor Berusia 70 Tahun...

Sementara untuk atraksi wisata dalam ruangan atau yang menarik kerumunan seperti kolam renang Snow Bay atau teater Keong Mas akan dibuka secara bertahap sesuai instruksi.

Kendati museum termasuk wisata dalam ruangan, namun mereka sudah mengimbau kepada para petugas untuk aktif berlakukan protokol kesehatan.

“Biasanya kita hanya terima kunjungan, tapi sekarang harus proaktif perhatikan dan mengingatkan pengunjung untuk wajib pakai masker dan jaga jarak,” tutur Sahda.

Untuk taman burung, Sahda mengatakan bahwa kapasitas dikurangi menjadi 400 – 450 orang dalam satu sesi.

Terkait sesi pengunjung selanjutnya, dia tidak menampik akan diberlakukan sistem pergantian kunjungan pengunjung.

Baca juga: Panduan Menuju Museum Damkar TMII dengan Transportasi Umum

“Mungkin bakal ada sesi gantian sama pengunjung lain. Di jam 10 misal sudah di angka maksimal, kita setop,” kata Sahda.

“Nanti saat mereka sudah keluar, kita menyesuaikan (untuk sesi kunjungan selanjutnya) yang sudah antre boleh masuk. Jadi di dalam tetap tidak boleh sampai melebihi 50 persen. Petugas sudah mengerti akan tugas dan tanggung jawab mereka,” imbuhnya.

Untuk jam operasional, Sahda menuturkan bahwa mereka memiliki perubahan. Kini, setiap hari mereka hanya buka dari pukul 08:00 – 18:00 WIB. Sementara untuk atraksi wisata mulai pukul 08:00 – 17:00 WIB.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X