Kompas.com - 10/06/2020, 16:50 WIB
https://www.accorhotels.com/9799 dok.Novotel Jakarta Cikinihttps://www.accorhotels.com/9799

JAKARTA, KOMPAS.com – Pandemi virus corona (Covid-19) kerap membuat banyak tenaga medis menghadapi stigma negatif di kalangan masyarakat.

Meski tenaga medis merupakan garda terdepan dalam menanggulangi wabah, namun sebagian masyarakat justru menutup mata akan kerja keras mereka.

Direktur Utama RSUD Cengkareng, drg Bambang Suheri, menuturkan, seiring berkembangnya pasien virus corona, sejumlah tenaga medis di rumah sakitnya pun turut mendapatkan stigma negatif dari orang-orang di sekitarnya.

“Kami perhatikan psikologis tenaga (medis) kami. Setelah bertugas lalu pulang ke rumah, mereka banyak cerita dapat stigma (dari masyarakat). Bahkan dari keluarga,” kata Bambang dalam sebuah konferensi pers virtual, Rabu (10/6/2020).

“(Stigma menyebabkan kekhawatiran. Agar tidak membawa virus (ke lingkungan sekitar tempat tingal), mereka membutuhkan tempat tinggal yang nyaman,” lanjutnya.

Baca juga: Ibis Styles Jakarta Airport, Pilihan Hotel Dekat Bandara Soetta

Senada dengan hal tersebut, Direktur Nasional Habitat for Humanity, Susanto Samsudi, menuturkan, para tenaga medis juga berusaha untuk tidak pulang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini lantaran mereka takut membawa virus ke lingkungan dan tempat tinggalnya. Alhasil, banyak dari mereka yang tinggal untuk sementara waktu di rumah sakit.

“Banyak berita nasional soal perawat terpaksa tinggal di RS karena warga menolak (mereka pulang). Mereka istirahat (di RS) dengan ala kadarnya,” kata Susanto.

Salah satu jaringan hotel di Indonesia, Accor, bekerjasama dengan Habitat fot Humanity untuk menyediakan tempat bagi para tenaga medis melalui program “Tempat Singgah”.

Accor menyediakan dua propertinya, Ibis Budget Jakarta Daan Mogot dan Ibis Budget Cikini. Bagi tenaga medis RSUD Cengkareng, mereka diarahkan ke Ibis Budget Jakarta Daan Mogot.

Baca juga: Bersantai di Bibir Pantai Novotel Bali Benoa

Susanto mengatakan, salah satu upaya dari Accor untuk menyambut dan memberi semangat kepada para tenaga medis adalah adanya welcome note di setiap kamar yang ditempati.

Hotel sudah memiliki protokol kesehatan yang tepat

Adi Satria, VP Sales Marketing Accor Malaysia, Indonesia, dan Singapura, menuturkan, mereka menerapkan protokol kebersihan dan kesehatan.

Beberapa protokol tersebut, seperti adanya tempat cuci tangan sebelum masuk ke lobi hotel, serta pemeriksaan suhu tubuh.

Sebelum disinggahi, seluruh kamar pun disterilkan secara menyeluruh dan dibersihkan menggunakan disinfektan.

Terkait fasilitas yang diberikan, Adi mengatakan, hal tersebut tersebut berbeda sesuai dengan kebutuhan setiap rumah sakit atau pemerintah.

“Jadi basically, free laundry itu termasuk. Ada juga free wi-fi di seluruh hotel. Tapi ada beberapa yang (selain laundry) hanya mendapat makan pagi, ada yang makan pagi dan siang. Kami mengikuti,” tutur Adi.

Baca juga: PHRI Rilis Buku Panduan Protokol Hotel dan Restoran Era New Normal, Seperti Apa?

Untuk makanan yang sesuai standar gizi, Accor memberikannya di dalam kotak yang ditaruh di atas meja untuk diambil sendiri oleh tenaga medis karena mereka tidak menyediakan layanan kamar.

Selain itu, fasilitas hotel seperti restoran, pusat kebugaran, serta kolam renang pun masih ditutup mengikuti aturan.

Selain dua properti yang telah disebutkan, beberapa properti milik Accor juga sudah dipinjamkan ke beberapa pihak dalam kolaborasi membantu tenaga medis.

Novotel Jakarta Cikini, Mercure Jakarta Cikini, Ibis Styles Jakarta Sunter, dan Ibis Jakarta Senen sudah digunakan dalam kolaborasi bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sementara Novotel Karawang, Mercure Resort Sanur, dan Ibis Styles Bali Denpasar digunakan dalam kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Daerah (Pemda).

Ada juga Swissotel Jakarta PIK Avenue, Pullman Jakarta Central Park, Grand Mercure Jakarta Kemayoran, Grand Mercure Jakarta Harmoni, Mercure Jakarta Kota, dan Mercure Jakarta Batavia.

Serta Novotel Jakarta Gajah Mada, Novotel Jakarta Manga Dua Square, dan ibis Styles Jakarta Airport yang digunakan sebagai fasilitas karantina dalam kolaborasi bersama Gugus Tugas Covid-19.

Baca juga: Sarapan Indonesia Otentik di Novotel Semarang

 

Novotel KarawangNovotel Karawang Novotel Karawang
Sudah tidak merasa khawatir

Salah seorang perawat RSUD Cengkareng yang bertugas di Ruang ICU Covid-19, Sudarman, menuturkan bahwa dia merasa khawatir terpapar virus corona.

Kendati sudah menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap serta pakaian hazmat, namun hal tersebut tidak mengurangi rasa takut keluarganya.

“Di rumah posisinya ada anak bayi. Istri juga khawatir. Dapat juga stigma dari tetangga. Tapi saya sadar diri. Saya berada di lapangan merawat pasien, saya batasi diri untuk sosialisasi dengan tetangga atau lingkungan sekitar,” kata Sudarman.

“Sebelum saya dapat tempat singgah, anak saya dititipkan di tetangga supaya tidak kontak langsung. Walaupun pulang ke rumah, saya tidak bisa ketemu anak sama sekali,” lanjutnya.

Baca juga: Gandeng Accor Hotels, Kemenparekraf Siapkan Akomodasi untuk 1.100 Tenaga Medis Covid-19

Adanya tempat singgah kini membuat Sudarman merasa nyaman dan tenang. Rasa khawatirnya pun hilang.

Kendati dia merindukan keluarganya, namun dia tetap bisa berkomunikasi walaupun tidak tatap wajah. Rasa nyamannya pun membuatnya bisa bekerja lebih maksimal untuk menangani pasien virus corona.

Ratusan tenaga medis sudah memiliki tempat singgah

Saat ini, Bambang menuturkan, sebanyak 100 tenaga medis RSUD Cengkareng sudah menginap di Ibis Budget Jakarta Daan Mogot.

Sementara menurut data terbaru dari Habitat for Humanity per 8 Juni 2020, sebanyak 834 tenaga medis dari tujuh rumah sakit rujukan di Jakarta dan Surabaya sudah mendapatkan bantuan tempat singgah.

Baca juga: Accor Hotels Siapkan 4 Hotel untuk Tenaga Medis Covid-19

Adapun rumah sakit yang dimaksud adalah RSPAD Gatot Subroto, RSUD Cengkareng, RSUP Persahabatan, RSCM, RS Siloam Surabaya, RS Unair Surabaya, dan RSPI Sulianti Saroso.

Kendati saat ini Accor hanya menyediakan hotel untuk wilayah Jadetabek dan sekitarnya, serta Bali, namun Adi menuturkan mereka ada rencana untuk membantu wilayah Bandung, Surabaya, dan Tangerang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Jalan Jalan
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.