Kompas.com - 18/06/2020, 14:17 WIB
Panorama Danau Toba dilihat dari The Kaldera. DOK. BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAREKRAF/BEKRIPanorama Danau Toba dilihat dari The Kaldera.

 

Potensi Danau Toba

Arie menilai Danau Toba telah memiliki ragam potensi yang masuk ke dalam tiga aspek pariwisata petualangan yaitu nusa, dirgantara dan tirta.

Aspek pertama yaitu nusa, ia mengatakan, pariwisata Danau Toba bisa mencanangkan wisata sepeda untuk mengakomodir wisatawan menjelajahi tempat-tempat sekitar Danau Toba.

"Wisatawan bisa menggunakan sepeda dan kita bisa bangun tempat-tempat istirahat, kedai kopi, restoran untuk mendukung fasilitas tersebut. Tentunya kita harus support dengan fasilitas kesehatan yang memadai," ujarnya.

Baca juga: Kunjungi Danau Toba, Raja Belanda Kagum dengan Keindahan Indonesia

Selanjutnya, para pelaku pariwisata Danau Toba bisa mengakomodir wisata sepeda mulai dari membaginya ke dalam kategori profesional, leisure atau hobi, dan family.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Aspek kedua yaitu dirga, Danau Toba bisa memanfaatkan alamnya untuk wisata udara seperti paralayang.

Arie mengungkapkan ada dua daerah potensial di Danau Toba yaitu Bukit Gajah Bobok dan Hutaginjang.

"Saya kira kita sudah kenal semuanya, karena kedua lokasi itu sudah sering digunakan trial dan testing di sana," terangnya.

Selain kedua lokasi itu, ia mengatakan ada satu tempat lagi di Danau Toba seperti airstrip yang mampu berpotensi menjadi salah satu tempat pusat olahraga dirgantara. Tempat ini bernama Bandara Sibisa.

Arie juga menambahkan, Danau Toba berpotensi membuat olahraga menaiki balon udara panas.

"Kita lihat contohnya di Turki, banyak orang berbondong-bondong naik gondola di bawah balon udara panas. Saya yakin di Danau Toba pemandangan dari atas tidak kalah indahnya," katanya.

Ia yakin hal ini jadi salah satu potensi pada masa mendatang yang bisa dibangun dari sekarang. Harapannya, lanjut Arie, saat wisatawan datang ke Danau Toba akan ada banyak sekali atraksi yang bisa ditawarkan.

Terakhir, aspek tirta, Arie menerangkan wisata tirta perlu diperbanyak di Danau Toba. Hal ini sesuai dengan potensial terbesar alam dari Danau Toba sendiri yaitu air.

"Kita bisa mulai dari kayaking, yang melibatkan satu sampai beberapa orang. Lalu wisata arung jeram juga, potensinya sangat banyak. Sungai-sungai yang menuju ke Danau Toba bisa kita manfaatkan contoh di Bakara ada satu sungai yang kalau orang rafting di sana nanti akan berujung ke Danau Toba, wisata arung jeram berakhir persis di mulut Danau Toba," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.