Tiket.com Luncurkan Label Tiket CLEAN, Ada Diskon Sampai 30 Persen

Kompas.com - 18/06/2020, 11:29 WIB
Pekerja menggunakan masker, face shield dan sarung tangan saat merapikan kamar Hotel Santika Depok, Selasa (9/6/2020). Sebanyak kurang lebih 80 unit hotel jaringan Santika Indonesia Hotels dan Resorts mulai dibuka sejak 4 Juni 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan kenormalan baru untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPekerja menggunakan masker, face shield dan sarung tangan saat merapikan kamar Hotel Santika Depok, Selasa (9/6/2020). Sebanyak kurang lebih 80 unit hotel jaringan Santika Indonesia Hotels dan Resorts mulai dibuka sejak 4 Juni 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan kenormalan baru untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.comOnline travel agent (OTA), Tiket.com, meluncurkan label tiket CLEAN guna mengedepankan kebersihan dan kesehatan di era new normal.

Co-Founder dan Marketing Office Tiket.com, Gaery Undarsa, menuturkan bahwa label tersebut bermula dari permintaan pelanggan.

Baca juga: Benahi Destinasi Wisata Sesuai Program CHS, Upaya Tarik Wisman Kembali

“Dulu orang cari best value, yang harganya murah atau diskon. Sekarang di era baru, Cleanliness ternyata itu penting banget. Yang paling mereka concern untuk traveling di new normal adalah keamanan, kebersihan, dan pemeriksaan kesehatan,” tutur Gaery dalam peluncuran virtual tiket CLEAN milik Tiket.com, Rabu (17/6/2020).

Melalui tiket CLEAN, Gaery menuturkan bahwa pelanggan dapat mencari hotel yang menerapkan standar protokol kesehatan.

Saat ini, Tiket.com sudah bekerja sama dengan beberapa industri pariwisata. Mulai dari hotel, penerbangan, transportasi, atraksi wisata, hingga tur yang masuk dalam kategori To Do.

Gaery menuturkan pihaknya telah bekerja sama dengan sekitar 4.000 hotel di Indonesia dan luar negeri, beberapa di antaranya adalah Singapura dan Thailand.

VP of Accomodation Tiket.com, Cisyelya Bunyamin, menuturkan bahwa sekitar 80 persen dari lebih kurang 4.000 hotel tersebut berada di Indonesia.

Namun, sebelum mendapatkan label tersebut, Gaery menuturkan terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi.

“Hotel-hotel ini sudah kita cek, sudah kita lihat dari segala macam standarisasi, functionality. Mereka sudah siap menghadapi new normal atau belum. Yang diperiksa juga cukup banyak,” kata Gaery.

Hotel Grand Sahid Jaya sediakan akomodasi untuk tenaga medis Rumah Sakit Pelni, rujukan untuk penanganan corona (Covid-19).DOK. BIRO KOMUNIKASI KEMENPAREKRAF Hotel Grand Sahid Jaya sediakan akomodasi untuk tenaga medis Rumah Sakit Pelni, rujukan untuk penanganan corona (Covid-19).

Gaery berharap dengan adanya label tersebut di penerbangan, hotel, dan To Do, industri pariwisata bisa bergerak kembali.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perayaan 3 Tahun Panda di Taman Safari Bogor, Ada Edukasi Soal Panda

Perayaan 3 Tahun Panda di Taman Safari Bogor, Ada Edukasi Soal Panda

Whats Hot
Tingkat Hunian Hotel di Kota Bogor Mulai Pulih, Lebih Baik dari Jabar

Tingkat Hunian Hotel di Kota Bogor Mulai Pulih, Lebih Baik dari Jabar

Whats Hot
Pantai Padang Betuah Bengkulu, Tempat Wisata yang Mirip Tanah Lot Bali

Pantai Padang Betuah Bengkulu, Tempat Wisata yang Mirip Tanah Lot Bali

Jalan Jalan
Grojogan Kapuhan Magelang, Tempat Wisata Baru Mirip Air Terjun

Grojogan Kapuhan Magelang, Tempat Wisata Baru Mirip Air Terjun

Jalan Jalan
Wehea-Kelay Dinilai Sukses Terapkan Konservasi Lintas Batas, Apa Itu?

Wehea-Kelay Dinilai Sukses Terapkan Konservasi Lintas Batas, Apa Itu?

Whats Hot
Kisah Dua Perempuan Tangguh yang Gali Potensi Desa untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan

Kisah Dua Perempuan Tangguh yang Gali Potensi Desa untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan

Whats Hot
De’savanna Restaurant yang Unik di Bogor, Bersantap Sambil Ditemani Satwa.

De’savanna Restaurant yang Unik di Bogor, Bersantap Sambil Ditemani Satwa.

Jalan Jalan
25 Tempat Wisata di Palembang, Cocok untuk Liburan

25 Tempat Wisata di Palembang, Cocok untuk Liburan

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Sekitar Watergong Klaten, Puas Main Air

Itinerary Seharian di Sekitar Watergong Klaten, Puas Main Air

Jalan Jalan
Rute dan Harga Menu di Watergong Klaten

Rute dan Harga Menu di Watergong Klaten

Travel Tips
Watergong Klaten, Sungai Kotor yang Kini Jernih dan Penuh Ikan seperti di Jepang

Watergong Klaten, Sungai Kotor yang Kini Jernih dan Penuh Ikan seperti di Jepang

Jalan Jalan
Museum Ahmad Yani, Saksi Bisu Perjalanan Sang Jenderal Korban G30S/PKI

Museum Ahmad Yani, Saksi Bisu Perjalanan Sang Jenderal Korban G30S/PKI

Jalan Jalan
Kenapa Desa Wisata Harus Bersandingan dengan Desa Digital?

Kenapa Desa Wisata Harus Bersandingan dengan Desa Digital?

Whats Hot
25 Tempat Wisata Manado dan Sekitarnya yang Wajib Dikunjungi

25 Tempat Wisata Manado dan Sekitarnya yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Paket Baru Wisata Candi Borobudur, Sarapan dengan Pemandangan Candi hingga Gunung

Paket Baru Wisata Candi Borobudur, Sarapan dengan Pemandangan Candi hingga Gunung

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X