Ini Daftar 29 Kawasan Pariwisata Alam yang Siap Dibuka

Kompas.com - 25/06/2020, 11:30 WIB
KEINDAHAN ALAM INDONESIA - Lanskap Gunung Rinjani dari puncak Bukit Pergasingan, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Kamis (19/3/2015). Puncak Bukit Pergasingan menjadi pilihan wisata trekking di Lombok Timur untuk menyaksikan matahari terbit dan lanskap Gunung Rinjani. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOKEINDAHAN ALAM INDONESIA - Lanskap Gunung Rinjani dari puncak Bukit Pergasingan, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Kamis (19/3/2015). Puncak Bukit Pergasingan menjadi pilihan wisata trekking di Lombok Timur untuk menyaksikan matahari terbit dan lanskap Gunung Rinjani.


JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membuka kawasan untuk ekowisata bagi masyarakat secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan.

Terdapat 29 Taman Nasional (TN), Taman Wisata Alam (TWA), dan Suaka Margasatwa (SM) yang sudah dapat dibuka secara terbatas, berada pada zona hijau dan kuning.

Melalui rilis yang diterima Kompas.com, Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar mengatakan, pembukaan tersebut dilakukan atas pertimbangan antara lain adanya kebutuhan untuk masyarakat dapat menghirup udara segar secara langsung di alam yang tenang dan nyaman.

Baca juga: Kawasan Pariwisata Alam Dibuka Kembali, Ini Protokol Kesehatannya

"Satgas Covid-19 pusat pada Senin 22 Juni telah mengumumkan dapat dimulainya aktivitas wisata secara bertahap dengan protokol Covid yang ketat. Untuk itu pada tahap pertama dapat dibuka kunjungan wisata alam terbatas, dan dengan menerapkan protokol Covid-19 yang sangat ketat," kata Siti dalam keterangannya, Kamis (25/6/2020).

Penetapan pembukaan kawasan wisata di TN, TWA, maupun SM tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri LHK Nomor SK.261/MENLHK/KSDAE/KSA.0/6/2020 tanggal 23 Juni 2020 tentang Kebijakan Reaktivasi Secara Bertahap di Kawasan TN, TWA, dan SM dalam Kondisi Transisi Akhir Covid-19.

"Kebijakan aktivasi merupakan langkah untuk boosting kegiatan pemulihan ekosistem dan ekowisata berkelanjutan atau sustainable eco-tourism," ujarnya.

Baca juga: 29 Taman Nasional dan Taman Wisata Alam Boleh Buka Kembali

Sementara itu, unit pelaksana teknis (UPT) KLHK dan Pemerintah Daerah (Pemda) telah melakukan berbagai persiapan di tingkat tapak guna memastikan tidak terjadinya penyebaran Covid-19 dengan kunjungan wisata tersebut.

Adapun langkah-langkah yang dipersiapkan dan harus dilakukan telah diatur dalam Surat Edaran (SE) Dirjen KSDAE Nomor SE.9/KSDAE/PJLHK/KSA.3/6/2020 tanggal 23 Juni 2020 tentang Arahan Pelaksanaan Reaktivasi Bertahap di Kawasan TN, TWA, dan SM untuk Kunjungan Wisata Alam pada Masa New Normal Pandemi Covid-19.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X