Promo Menginap di Capella Ubud, Hotel Terbaik di Dunia

Kompas.com - 12/07/2020, 09:07 WIB
Kamar tipe Rainforest Tent di Capella Ubud, Bali. dok. Capella UbudKamar tipe Rainforest Tent di Capella Ubud, Bali.

JAKARTA, KOMPAS.com – Capella Ubud berhasil menyabet peringkat satu dari daftar 100 Hotel Terbaik di Dunia dalam penghargaan World’s Best Awards 2020 versi Travel + Leisure.

Jika ingin coba menginap di hotel terbaik di dunia, jaringan hotel Capella Hotels and Resorts meluncurkan promo Dream Now, Travel Later di seluruh properti, termasuk di Capella Ubud.

Melalui promo tersebut, tamu dapat menikmati pengalaman yang ditawarkan dengan tarif eksklusif.

Baca juga: Hotel Terbaik Dunia Ada di Bali

Tarif spesial diberikan untuk pra-pembelian dari 1–14 malam termasuk sarapan dan kebutuhan lainnya (hotel inclusion).

Pihak hotel juga menawarkan jasa antar dari dan menuju bandara yang sudah termasuk dalam promo menginap selama dua malam, dan makan malam pribadi untuk menginap selama tiga malam.

Pembelian voucer Dream Now, Travel Later bisa ditebus untuk periode menginap kapan saja hingga 20 Desember 2021.

Jika melihat situs resmi Capella Ubud, harga yang ditawarkan bervariasi di kisaran mulai Rp 10 juta per malam dengan promo tertentu dan tergantung jenis kamar.

Selain Capella Hotels and Resorts, beberapa hotel lain di Bali yang berhasil masuk dalam penghargaan Hotel in the World juga menawarkan beberapa promo menarik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Petualangan Bisa Dikembangkan di Desa Wisata

Wisata Petualangan Bisa Dikembangkan di Desa Wisata

Whats Hot
Wali Kota Malang: Ada 4 Jenis Wisata di Kota Malang

Wali Kota Malang: Ada 4 Jenis Wisata di Kota Malang

Jalan Jalan
Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Pengembangan Wisata di Kawasan Konservasi, KLHK: Menuju Pariwisata Berkualitas

Whats Hot
9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

9 Kebijakan dalam Pengembangan Wisata Petualangan di Kawasan Konservasi

Whats Hot
Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Wisata di Kawasan Konservasi, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan

Travel Tips
Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Daftar Lengkap TN, TWA, dan Suaka Margasatwa di Indonesia

Jalan Jalan
Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Whats Hot
Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Indonesia Punya 556 Kawasan Konservasi, Mana yang Boleh Dikunjungi?

Jalan Jalan
Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Whats Hot
Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Harga Tiket Masuk Sea World Januari 2021, Mulai dari Rp 115.000

Promo Diskon
Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Air Terjun Tumpak Sewu Aman Dikunjungi meski Gunung Semeru Keluarkan Awan Panas Guguran

Whats Hot
Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Qatar Airways Pensiunkan Setengah Armada Pesawat A380

Whats Hot
Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Homestay Desa Wisata Gerupuk, Penginapan Terjangkau Saat MotoGP Mandalika

Whats Hot
3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

3 Rental Campervan di Yogyakarta untuk Sensasi Camping yang Beda

Jalan Jalan
Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Tetap Buka Zona 2 Selama PPKM

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X