Pandemi Covid-19, Festival Kampung Cempluk Digelar Secara Virtual

Kompas.com - 30/08/2020, 17:15 WIB
Repelika cempluk raksasa saat diarak di Festival Kampung Cempluk ke-9 Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (22/9/2019) KOMPAS.com / ANDI HARTIKRepelika cempluk raksasa saat diarak di Festival Kampung Cempluk ke-9 Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (22/9/2019)

 

Festival Kampung Cempluk edisi virtual stage itu akan berlangsung selama tiga hari pada 21 hingga 23 September 2020 mendatang.

Biasanya, festival itu berlangsung selama tujuh hari pada 21 hingga 27 September setiap tahun.

Festival ini akan berpusat di Balai RW 001 sebagai ruang studio virtual stage.

Tampilan visual festival akan dioperasikan melalui ruangan itu. Pengunjung juga bisa berinteraksi melalui aplikasi Zoom.

"Ada seri pertunjukan. Kita buka link Zoom. Link Zoom akan standby selama tiga hari," katanya.

Baca juga: Wisata Pantai Tiga Warna Malang, Snorkeling Lihat Indahnya Terumbu Karang

Salah satu seniman saat tampil dalam Festival Kampung Cempluk, Kabupaten Malang.Dok. Kampung Cempluk Salah satu seniman saat tampil dalam Festival Kampung Cempluk, Kabupaten Malang.
20 pengisi acara

Terdiri dari warga lokal, komunitas dan mahasiswa. Biasanya, talent yang mengisi festival itu sebanyak 100 talent.

Kampung yang merepresentasikan festival itu akan disajikan secara inforgrafis.

"Suasana kampung akan diilustrasikan secara grafis. Warga juga sedang menyiapkan drama seri pendek warga. Drama tentang realitas keseharian. Durasi sekitar 20 menitan," terangnya.

Baca juga: Pantai Wedi Awu Malang, Surfing dan Naik Perahu ke Pantai Pasir Putih

Sedangkan, festival kuliner kampung yang biasanya ada dalam festival tersebut diganti dengan review masing-masing kuliner.

Pengunjung bisa memesan kuliner kampung itu melalui aplikasi yang telah disiapkan. Begitu juga dengan festival kerajinan.

"MC akan review kuliner yang sudah terdaftar di festival itu. Di jam tertentu khusus review produk kuliner kampung. Pemesanan bisa lewat WhatsApp dan platform yang sudah ada," katanya.

Akan ada 50 jenis kuliner khas kampung dan 20 jenis kerajinan tangan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X