Bagaimana Perkembangan Pariwisata Indonesia sejak Awal Pandemi Covid-19?

Kompas.com - 27/10/2020, 07:07 WIB
Tempat wisata di Kabupaten Banjarnegara - Candi Arjuna di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. SHUTTERSTOCK / Reuben TeoTempat wisata di Kabupaten Banjarnegara - Candi Arjuna di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

KOMPAS.com – Sejak kasus Covid-19 pertama di Indonesia ditemukan pada 2 Maret 2020, industri pariwisata Nusantara hingga kini masih belum mengalami perkembangan signifikan.

“Maret saat luar negeri mulai terdampak pandemi Covid-19, Indonesia masih baik-baik saja sebelum ditemukan kasus. Tapi, kondisi kurang berpihak (saat) Indonesia mulai ditemukan kasus,” kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam TravelCast, podcast Kompas.com kanal Travel bertajuk “Update Industri Pariwisata bersama Astindo”, Kamis (22/10/2020).

Pauline melanjutkan, sebelum ada kasus Covid-19 di Indonesia, pihaknya berharap masih dapat membawa wisatawan untuk berjalan-jalan di dalam negeri.

Baca juga: Kunjungan Wisatawan ke Banjarnegara Anjlok akibat PSBB Jakarta

Hal tersebut dilakukan guna membangkitkan pariwisata domestik yang menurutnya pada 2019 sempat menurun karena mahalnya tiket pesawat.

“Adanya pembatasan perjalanan dan kegiatan oleh pemerintah dan larangan masuk ke beberapa provinsi tertentu membuat pariwisata domestik makin terpuruk,” tutur Pauline.

Mei merupakan puncak paling rendah pariwisata domestik. Sebab, masyarakat yang biasanya melakukan pergerakan saat bulan puasa untuk pulang kampung atau nyekar terhambat perjalanannya.

Hal ini membuat agen perjalanan kota dan daerah sama-sama terpuruk. Adapun agen perjalanan di perkotaan kehilangan pasarnya.

Ada angin segar, tetapi lesu kembali

Meski begitu, sempat ada angin segar. Saat itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sempat memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada 10 April 2020–4 Juni 2020, sebelum memasuki tahap PSBB transisi pada 5 Juni.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X