Kompas.com - 12/11/2020, 17:17 WIB
Warga melakukan ziarah kubur di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Kamis (6/6/2019). Umat muslim melakukan ziarah kubur untuk mendoakan sanak keluarga yang sudah wafat. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga melakukan ziarah kubur di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Kamis (6/6/2019). Umat muslim melakukan ziarah kubur untuk mendoakan sanak keluarga yang sudah wafat.

KOMPAS.com – Dikeliingi oleh sejumlah gedung pencakar langit, Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak memiliki beberapa makam dari orang ternama termasuk para seniman tersohor Indonesia.

“Mulai dari Ismail Marzuki, Husni Thamrin pahlawan nasional asli Jakarta, Benyamin Sueb, dan Chairil Anwar,” kata Pendiri Wisata Kreatif Jakarta Ira Lathief dalam tur virtual Jelajah Makam-makam Pahlawan, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: 7 Fakta Menarik TMP Kalibata, Makam Pahlawan Revolusi Dibedakan

Ira melanjutkan, TPU Karet Bivak memiliki dua makam yang sering dikunjungi oleh sejumlah masyarakat untuk berziarah.

Salah satunya adalah makam Fatmawati Soekarno yang letaknya berada di sisi kanan pintu masuk area tersebut.

Makam Fatmawati Soekarno di TPU Karet Bivak, Jakarta.TribunJakarta/Nawir Arsyad Akbar Makam Fatmawati Soekarno di TPU Karet Bivak, Jakarta.

Adapun, mayoritas peziarah makam tersebut adalah para simpatisan sebuah partai politik di Indonesia yang kerap berkunjung pada musim pemilihan kepala daerah, pemilihan presiden, dan sebagainya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara makam kedua adalah makam Chairil Anwar, seorang penyair legendaris dan pelopor Angkatan 45 yang dijuluki sebagai “Si Binatang Jalang”.

“Yang paling banyak diziarahi adalah makam Chairil Anwar. Kenapa? Dia makamnya unik nisannya, beda sendiri,” ujar Ira.

Fadli Zon berfoto di makam Chairil Anwar di TPU Karet Bivak, Jakarta.dok. Twitter @fadlizon Fadli Zon berfoto di makam Chairil Anwar di TPU Karet Bivak, Jakarta.

Batu nisan yang menghiasi makam Chairil Anwar memiliki bentuk bak pena berwarna putih dan menjulang tinggi di antara batu nisan sekitarnya.

Biasanya, para peziarah yang meramaikan makam Chairil Anwar adalah para mahasiswa sastra yang rutin berkunjung jelang Hari Puisi Nasional setiap 28 April bertepatan dengan kepergiannya.

Baca juga: Wisata di Jakarta, Mengenal Kesenian di Taman Ismail Marzuki

Sementara makam lain yang juga dikunjungi peziarah adalah makam Ismail Marzuki yang melodi indahnya masih dikenang hingga kini.

“(Ada juga makam) Husni Thamrin anggota Volksraad yang memperjuangkan hak air bersih untuk rakyat sipil, ini cikal bakal PD PAM Jaya,” tutup Ira.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.