7 Tempat Wisata di Klaten yang Tutup Akibat Gunung Merapi Siaga

Kompas.com - 16/11/2020, 16:04 WIB
Aktivitas Gunung Merapi terlihat dari kawasan Deles Indah, Sidorejo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Senin (11/3/2019). Berdasarkan data pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada (11/3/2019) pukul 06.00 - 18.00 WIB terjadi guguran lava ke arah Kali Gendol sebanyak dua kali dengan jarak luncur 500 meter. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/wsj. Aloysius Jarot NugrohoAktivitas Gunung Merapi terlihat dari kawasan Deles Indah, Sidorejo, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Senin (11/3/2019). Berdasarkan data pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada (11/3/2019) pukul 06.00 - 18.00 WIB terjadi guguran lava ke arah Kali Gendol sebanyak dua kali dengan jarak luncur 500 meter. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/wsj.


KOMPAS.com – Ada tujuh tempat wisata di Kabupaten Klaten yang dilaporkan tutup akibat status Siaga Gunung Merapi.

Menurut Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Disporapar Provinsi Jawa Tengah Purwanto ketika dihubungi Kompas.com, Senin (16/11/2020), tempat-tempat wisata ini ditutup hingga waktu yang belum ditentukan, bergantung dengan level status gunung Merapi.

Penutupan berdasarkan Surat Nomor 556/762/13 perihal Penutupan Daerah Tujuan Wisata di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Merapi yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Klaten pada 5 November 2020 lalu.

Surat tersebut dikeluarkan berdasarkan surat Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi tanggal 5 November 2020 nomor: 523/BGV.KG/2020 perihal Peningkatan Status Aktivitas Gunung Merapi dari “Waspada (Level II) ke Siaga (Level III)”.

Baca juga: TN Gunung Merapi Tutup 8 Tempat Wisata Alam, Apa Saja?

Juga berdasarkan instruksi Pjs. Bupati Klaten perihal Penutupan Daerah Tujuan Wisata di Kawasan Rawan Bencana KRB III Gunung Merapi.

Dalam surat tersebut, tertera bahwa seluruh pengelola wisata yang berada di dalam KRB III yang meliputi Desa Balerante, Desa Sidorejo, Desa Tegal Mulyo, dan sekitarnya untuk menutup sementara semua aktivitas wisata.

Termasuk jalur pendakian ke puncak Gunung Merapi. Penutupan dilakukan hingga adanya penurunan status aktivitas Gunung Merapi.

“Agar pengelola wisata dapat mengambil langkah-langkah pengamanan dan penyelamatan terhadap sumber daya wisata yang dimiliki apabila terjadi erupsi Gunung Merapi,” seperti tertera dalam surat yang ditandatangani oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klaten Sri Nugroho.

Baca juga: Gunung Merapi Siaga, 24 Tempat Wisata di Kabupaten Magelang Tutup

Kemudian, para pengelola juga diimbau terus berkoordinasi dan selalu mengikuti petunjuk dan arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi yang berwenang.

Puncak Gunung Merapi yang terlihat begitu dekat di obyek wisata Kali Talang, Klaten, Jawa Tengah.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Puncak Gunung Merapi yang terlihat begitu dekat di obyek wisata Kali Talang, Klaten, Jawa Tengah.

Terakhir, para pengelola juga diimbau untuk memberikan sosialisasi dan informasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas wisata di KRB III.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X