Pronosutan View Kulon Progo, Pesona Hamparan Sawah Bak Permadani Hijau

Kompas.com - 21/11/2020, 12:01 WIB
Menu geblek dalam 1 porsi di kedai Geblek Pari Nanggulan di Dusun Pronosutan di Kulon Progo. Warung ini ada di tepi hamparan sawah dengan pemandangan indah. KOMPAS.com/Dani JMenu geblek dalam 1 porsi di kedai Geblek Pari Nanggulan di Dusun Pronosutan di Kulon Progo. Warung ini ada di tepi hamparan sawah dengan pemandangan indah.

Para wisatawan yang hobi bersepeda ini, kata Anang, jadi salah satu sebab mengapa Pronosutan View bisa semakin dikenal.

“Kalau benar-benar viral booming itu pas pandemi kemarin. Jadi belum terlalu terkenal. Hanya orang-orang yang aktif pantau Instagram dan penasaran saja (yang datang). Tapi setelah pandemi kemarin, banyak pesepeda yang banyak main ke sini dan mempopulerkan ini,” terang Anang.

Baca juga: 5 Kegiatan Wisata Menarik di Omah Cantrik Kulon Progo, Apa Saja?

Salah satu alasannya adalah trek di sekitar Pronosutan View cocok untuk bersepeda. Kondisi jalannya bagus, tidak terlalu jauh, sehingga cocok untuk sekadar refreshing.

Warga sekitar Pronosutan View juga menyediakan penyewaan sepeda bagi wisatawan yang tak membawa sepeda, tetapi ingin bersepeda santai di sekitar area wisata. Tarifnya terjangkau, hanya Rp 10.000 di jam pertama dan Rp 5.000 jam kedua, dan seterusnya.

Tarif tersebut berlaku sampai akhir bulan November 2020. Untuk Desember 2020, tarifnya naik menjadi Rp 15.000 di jam pertama dan Rp 5.000 di jam kedua dan seterusnya. Namun, bonusnya para penyewa sepeda akan mendapatkan satu botol air mineral.

Tak hanya berfoto dan bersepeda, wisatawan juga tak perlu khawatir lapar saat berwisata di sini. Ada beberapa kedai yang menjual makanan dan minuman, seperti Geblek Pari Nanggulan, Banyu Bening Iwak Kalen, Kopi Klotok, dan Kopi Ampirono.

Belum jadi tempat wisata resmi

Pronosutan View sebenarnya belum jadi tempat wisata resmi yang dikelola secara khusus. Hingga kini, kata Anang, Pronosutan View masih bisa dikunjungi secara bebas tanpa pungutan retribusi.

Warga sekitar hanya mempersiapkan area parkir dan penyewaan sepeda saja untuk para wisatawan yang datang. Namun, ia mengaku bahwa ke depannya warga sekitar akan mulai mengelola Pronosutan View secara lebih serius.

“Kebetulan ini kan dari pemuda di Pronosutan yang peduli dengan kelangsung Pronosutan View karena ini kan lahan agraria yang poduktif. Kita akhir-akhir ini sudah berusaha untuk mengupayakan agar tetap terjaga kelestariannya,” tutur Anang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X