Dinas Pariwisata Solo Minta Wisatawan Tetap Bisa Liburan Akhir Tahun

Kompas.com - 04/12/2020, 12:49 WIB
Keraton Surakarta Hadiningrat SHUTTERSTOCK Keraton Surakarta Hadiningrat

KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata Kota Solo Hasta Gunawan mengusulkan agar wisatawan tetap bisa berwisata ke Kota Solo saat libur akhir tahun 2020 tanpa harus melakukan karantina 14 hari.

“Kami usulkan wisatawan tetap dapat melaksanakan rekreasinya selama mematuhi protokol kesehatan,” kata Hasta saat dihubungi Kompas.com, Kamis (4/12/2020).

Hal ini berkaitan dengan adanya kebijakan karantina selama 14 hari untuk para pemudik yang nekat pulang pada libur panjang akhir tahun 2020.

Seperti dilansir dari berita Kompas.com, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo akan melakukan karantina para pemudik tersebut di Benteng Vastenburg.

Baca juga: Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Solo Sisi Timur Tutup 7 Hari

Pasalnya Graha Wisata Niaga dan Ndalem Joyokusuman yang dulu menjadi rumah karantina sekarang sedang digunakan sebagai asrama Brimob.

Selain lokasi karantina di Benteng Vastenburg, Hasta juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Solo sedang mempersiapkan beberapa tempat karantina lainnya sebagai alternatif.

“Beberapa alternatifnya adalah menggunakan atau menyewa hotel, pondok haji, dan lainnya. Kami masih mengkaji,” ujar dia.

Ilustrasi Kota SurakartaKOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Ilustrasi Kota Surakarta

Salah satu hotel yang menurut Hasta siap menjadi tempat karantina di antaranya adalah Hotel Fortuna yang terletak di Jalan Ronggowarsito nomor 72, Keprabon, Solo.

Kebijakan karantina tersebut sejauh ini baru akan diberlakukan untuk para pemudik saja. Sementara untuk wisatawan yang hanya akan berwisata saja di Kota Solo, hingga kini belum ada kebijakan khusus yang berlaku.

“Kami sedang mengusulkan kepada wali kota agar memberikan kelonggaran kepada para wisatawan selama menerapkan social distancing. Saat ini masih kita bahas,” imbuh Hasta.

Baca juga: Wisata Keraton Surakarta, Lihat Koleksi Hingga Ambil Air di Sumur Songo

Sejauh ini, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengimbau kepada warga Solo yang ada di perantauan untuk tidak mudik sampai Covid-19 bisa dikendalikan dan menunggu vaksin.

Pihaknya juga akan mengoptimalkan keberadaan relawan Jogo Tonggo yang ada di setiap kelurahan untuk mengawasi setiap pendatang dari luar kota masuk ke Solo.

Nantinya, setiap ada pendatang dari luar yang masuk ke Solo wajib dilaporkan oleh Jogo Tonggo kepada posko Satgas Penanganan Covid-19.

“Posko ini segera saya dirikan. Nanti kalau ada pendatang dari luar kota, kita jemput dibawa ke tenda karantina,” kata Rudy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X