Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perang Dunia I Meletus karena Peristiwa di Tempat Ini

Kompas.com - 03/12/2020, 20:20 WIB
Kahfi Dirga Cahya

Penulis

KOMPAS.com - Jembatan tua yang berdiri di atas Sungai Miljacka di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina, menjadi saksi kejadian yang memicu Perang Dunia I.

Di sisi utara jembatan yang dikenal sebagai Jembatan Latin (Latin Bridge) itulah Pangeran Franz Ferdinand dari Kerajaan Austria-Hungaria dibunuh seorang aktivis kemerdekaan Serbia bernama Gavrilo Principe pada 28 Juni 1914.

Kejadian itu memicu terjadinya "Krisis Juli" yakni rangkaian ketegangan militer dan diplomasi pada pecahnya perang.

Dua kekuatan besar Eropa yaitu koalisi Sekutu yang terdiri dari Britania Raya, Perancis, dan Rusia, berhadapan dengan Blok Sentral yang beranggotakan Jerman, Austria-Hungaria, dan Italia. Perang berlangsung dari 28 Juli 1914 hingga 11 November 1918.

Baca juga: Mau Jalan-jalan ke Eropa dari Rumah? Ikut Virtual Tour Kompas.com ke Bosnia-Herzegovina

Kini, jembatan yang dibangun oleh Hussein Sirmerd itu masih utuh. Awalnya bermaterialkan kayu, namun pada 1565 dipugar menggunakan batu. Struktur jembatan ini memiliki 4 arches dan tiga-tiang kukuh dari batu.

Sekilas, Jembatan Latin tak ada bedanya dengan jembatan tua lain yang bertebaran di Eropa. Di sore hari, pengunjung dapat menikmati keindahan suasana Sarajevo.

Namun, saat melintas di atasnya, Anda dapat merasakan getaran sejarah salah satu perang dahsyat yang pernah terjadi di muka Bumi.

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Travel Update
787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

Travel Update
4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

Jalan Jalan
Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Travel Update
Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com