Wisatawan ke Gunungkidul yang Tak Bawa Hasil Rapid Tes Antigen Diminta Pulang

Kompas.com - 18/01/2021, 13:50 WIB
Pantai Wediombo, Gunungkidul. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAPantai Wediombo, Gunungkidul.

GUNUNGKIDUL, KOMPAS.com - Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) menyebabkan penurunan signifikan kunjungan wisata di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Penurunan ini salah satunya karena banyak wisatawan luar DIY yang tidak memiliki surat bebas corona dengan menunjukkan surat rapid tes antigen.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan, dari data yang ada jumlah kunjungan wisatawan mengalami penurunan cukup signifikan, contohnya tanggal 4 Januari sampai 10 Januari 2021 jumlah kunjung wisatawan ke Destinasi Wisata beretribusi mencapai 70.314 orang, dan selama PTKM tanggal 11 sampai 17 Januari 2021 hanya sekitar 30.542 orang.

"Penuruannya lebih dari separuh dari kunjungan uji coba terbatas sebelumnya," kata Harry saat dihubungi melalui sambungan telepon Senin (18/1/2021).

Baca juga: Wisata Baru di Bantul, Naik di Atas Layangan Raksasa

Dijelaskannya wisatawan luar DIY banyak yang diarahkan putar balik karena tidak membawa surat bebas covid dengan pemeriksaan rapid atau swab antigen. Namun demikian, pihaknya tidak mendata jumlah yang diarahkan putar balik.

Dari data survei yang dilakukan Dinpar pada Oktober 2019 sampai Maret 2020 pengunjung berasal dari luar DIY. Adapun 5 wilayah terbanyak tertinggi Jawa Tengah 25,5 persen, Jawa Timur 20,14 persen, DIY 16,25 persen, Jawa Barat 11,10 persen dan DKI Jakarta 8,81 persen.

"Banyak juga yang disuruh putar balik, tetapi kami tidak mendata," kata Harry.

Baca juga: Selama PTKM DIY, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Turun 50 Persen

Harry mengatakan, tidak banyak yang berubah dalam pengaturan destinasi wisata. Pasalnya, instruksi pusat dan provinsi tak jauh berbeda dengan yang dilakukan selama ini. Selama 6 bulan terakhir status masih Uji Coba Terbatas, jadi masih sesuai instruksi.

Sejak Uji Coba Terbatas diberlakukan, kunjungan tiap destinasi wisata di Gunungkidul dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas. Jam operasionalnya pun turut dibatasi.

Sebelumnya, Kepala Dispar Gunungkidul Asti Wijayanti menyampaikan perubahan pada Uji Coba kali ini adalah hari libur. Jika sebelumnya dilakukan tiap Senin, maka sekarang diubah menjadi tiap Jumat atau hari ini.

Baca juga: Taman Jati Larangan, Tempat Wisata Terbaru di Bantul Yogyakarta

Digesernya libur ini lantaran di hari Jumat tingkat kunjungan cenderung lebih sepi. Sehingga kontrol petugas dalam mengawasi pengunjung pun jadi lebih mudah.

"Aturan ini dikecualikan jika pada hari Jumat tersebut bertepatan dengan hari libur nasional," kata Asti.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto mengatakan, pihak kepolisian bersama instansi terkait melakukan penyekatan di beberapa titik, seperti Kapanewon Ngawen, dan Semin. Sejumlah wisatwan yang tidak memiliki surat bebas covid harus putar balik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X