Kompas.com - 28/01/2021, 21:01 WIB
Para murid Saung Angklung Udjo memainkan lagu Bohemian   Rhapsody dari Queen yang sejatinya sulit dimainkan dengan angklung. KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMANPara murid Saung Angklung Udjo memainkan lagu Bohemian Rhapsody dari Queen yang sejatinya sulit dimainkan dengan angklung.

Menurut Taufik, banyak wisatawan yang merasa enggan berkunjung karena harus melengkapi syarat protokol kesehatan yang ketat.

Belum lagi, mayoritas pengunjung Saung Angklung Udjo adalah pelajar dan wisatawan yang pergerakannya sangat dibatasi saat ini.

90 persen pegawai dirumahkan

Untuk bisa bertahan, Taufik mengatakan bahwa kini pihaknya telah mengambil keputusan untuk merumahkan sekitar 90 persen atau kurang lebih 600-an orang komponen pegiat wisata di Saung Angklung Udjo sejak awal pandemi.

Mereka adalah pekerja yang bekerja secara langsung di sana, mulai dari pelaku seni pertunjukan, perajin angklung, dan kru pendukung.

Jika dijumlah bersama para supplier dan pekerja acara lainnya, bisa mencapai sekitar 1.000 orang yang terdampak.

Keputusan merumahkan pegawai ini, kata Taufik, tidak berarti berupa pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Itu tidak di-PHK. Beda banget itu PHK sama dirumahkan. Kalau PHK itu kan diputuskan. Kalau dirumahkan artinya kan sepanjang belum ada aktivitas, bisa work from home gitu, macam-macam,” ujar dia.

Adakan wisata virtual

Selain merumahkan pegawai, pihak Saung Angklung Udjo juga berusaha untuk tetap menarik minat masyarakat terhadap aktivitas wisata budaya di Saung Angklung Udjo. Salah satu caranya adalah melalui pengadaan wisata virtual.

Namun sayangnya sejak diluncurkan sekitar satu bulan ke belakang, belum banyak masyarakat yang menunjukkan minatnya untuk mendaftar wisata virtual ini.

Wisata virtual ini mengusung tema edukasi seni budaya khas Saung Angklung Udjo yang dikemas secara kekinian dan digital, sehingga bisa dinikmati bersama keluarga di rumah.

Baca juga: Saung Angklung Udjo, Nonton Wayang Golek sampai Belajar Angklung

Ada beberapa sajian pertunjukkan khas Saung Angklung Udjo yang bisa dinikmati, di antaranya adalah:

  • Workshop Angklung, pengunjung bisa melihat rangkaian proses membuat angklung.
  • Pertunjukkan Helaran dengan tema “Kaulinan Budak Lembur”.
  • Calung mini dan angklung mini.
  • Angklung Massal Nusantara yang akan menampilkan 7 lagu dan tarian dari Sabang sampai Merauke.
  • Interaktif angklung live virtual (opsional) dengan menggunakan angklung.
  • Arumba Cilik Udjo, sebuah penampilan band bambu yang akan membawakan lagu populer.
  • Menari bersama dengan membawakan lagu populer nusantara sebagai sajian penutup wisata virtual.

Paket wisata virtual dan interaktif angklung tersebut dibanderol dengan harga Rp 80.000 per pax sudah termasuk angklungnya, belum termasuk ongkling angklung yang bisa dikirimkan ke seluruh Indonesia.

Jadwalnya sendiri tergantung dengan permintaan pendaftar. Jumlah minimal peserta adalah 30 orang. Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, bisa menghubungi WhatsApp +6282182821200.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X