Awal 2021, Kunjungan ke Wisata Selecta di Kota Batu Masih Rendah

Kompas.com - 01/03/2021, 21:01 WIB
Taman Rekreasi Selecta selectawisata.idTaman Rekreasi Selecta

MALANG, KOMPAS.com - Aktivitas wisata di Taman Rekreasi Selecta, Kota Batu, Jawa Timur masih stagnan.

Pelonggaran pembatasan masyarakat melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro belum berdampak maksimal terhadap jumlah kunjungan.

Direktur Taman Rekreasi Selecta Sujud Hariadi mengatakan, jumlah kunjungan masih sama dengan sebelumnya. Artinya, belum ada peningkatan yang signifikan.

"Masih seperti sedia kala. Kunjungan di weekdays masih kisaran 200 sampai dengan 350 wisatawan, weekend antara 1.500 sampai dengan 3.000 wisatawan," kata dia, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Batu Night Spectacular Tutup Sementara Selama PPKM Jawa-Bali

Adapun, kapasitas Taman Rekreasi Selecta yang legendaris itu adalah 10.000 wisatawan. Selama pandemi, kuota dibatasi hanya 5.000 wisatawan atau 50 persen dari total kapasitas.

"Kapasitas normal 10.000 wisatawan. Kapasitas masa pandemi dibatasi 5.000 wisatawan," ujar Sujud.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, wisatawan yang datang ke Selecta belakangan ini didominasi wisatawan asal Jawa Timur.

Sujud memperkirakan rendahnya kunjungan wisatawan itu akibat melemahnya perekonomian masyarakat. sehingga meski pembatasan kegiatan masyarakat dilonggarkan, sektor pariwisata belum pulih.

Sejumlah wisatawan saat menggunakan sepeda angin di Selecta, Kota Batu, Jatim, Kamis (18/5/2017).KOMPAS.com/ANDI HARTIK Sejumlah wisatawan saat menggunakan sepeda angin di Selecta, Kota Batu, Jatim, Kamis (18/5/2017).

"Kayaknya tidak signifikan korelasi antara penerapan PPKM dengan kunjungan wisatawan. Ini lebih pada daya beli masyarakat yang melemah dan situasi pandemi yang masih melingkupi," imbuh dia.

Sementara itu, untuk menarik kedatangan wisatawan, pihaknya sudah berusaha untuk menerapkan protokol kesehatan secara maksimal. Hal itu dilakukan untuk meyakinkan wisatawan bahwa tempat itu aman dikunjungi.

"Kami meyakinkan wisatawan bahwa kami menerapkan standar protokol kesehatan dengan baik," imbuh Sujud.

Baca juga: Liburan ke Malang, Nginap di Resor Tengah Alam dengan Suasana Tradisional Jawa Ini

Pihaknya juga telah mempromosikan bahwa telah lolos verifikasi standar protokol kesehatan dari Satgas Covid-19 Kota Batu dan lolos sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability) dengan predikat memuaskan dari Kemenparenkraf.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.