Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Curug Surodipo, Air Terjun Indah di Perbukitan Temanggung

Kompas.com - 11/03/2021, 19:07 WIB
Nabilla Ramadhian,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com – Sebuah perbukitan di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah ternyata menyembunyikan air terjun dengan pemandangan yang menakjubkan.

Adapun, lima tingkat air terjun tersebut—enam jika sedang musim hujan—berada dalam kawasan wisata Curug Surodipo di Desa Tawangsari, Kecamatan Wonoboyo.

“Di sini merupakan air terjun yang lumayan tinggi di dataran tinggi. Kurang lebih ketinggiannya 1.200 meter dari permukaan laut (mdpl). Ini terdiri dari lima tingkat air terjun,” kata Ketua Pokdarwis Desa Tawangsari dan salah satu anggota pengelola Obyek Wisata Curug Surodipo, Danang SN, kepada Kompas.com, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Wisata Alam Posong Temanggung, Ada Golden Sunrise dari Balik Gunung

Dari lima tingkat air terjun tersebut, masing-masing memiliki ketinggian beragam dengan tingkat pertama memiliki tinggi sekitar 120 meter.

Sementara itu, air terjun tingkat kedua memiliki tinggi sekitar 10 meter, tingkat tiga dan empat sekitar 40 meter, dan tingkat lima memiliki tinggi sekitar 50 meter. Masing-masing tingkatan air terjun tersebut berjarak sekitar 50 meter antara satu dengan yang lain.

Akses ke air terjun tingkat pertama

Danang menuturkan, akses menuju air terjun tingkat pertama lebih mudah, sehingga wisatawan lebih sering berkunjung ke sana. Dari loket pembelian tiket, wisatawan bisa melanjutkan perjalanan sekitar 300 meter naik mobil atau motor menuju parkiran atas.

“Sepanjang perjalanan, kanan dan kiri ada pemandangan ladang pertanian warga. Kebun kopi, tapi kebanyakan sayur. Pemandangan alam, juga tembakau. Kalau musim tembakau, pemandangan penuh tembakau,” jelas Danang.

Setibanya di parkiran, perjalanan dilanjutkan dengan trekking melintasi jalur sepanjang 250 meter. Nantinya, pengunjung akan menemui sebuah persimpangan.

Dari sana, wisatawan bisa pilih apakah ingin ke area air terjun atau ke perbukitan. Jika ingin ke area air terjun, mereka bisa belok kanan pada persimpangan dan berjalan ke bawah selama lebih kurang empat menit.

Baca juga: 5 Potret Keindahan Gunung Pakuwaja Wonosobo

“Kalau bukit ke kiri. Jarak (dari persimpangan) sekitar 100 meter. Kalau dari bukit ke air terjun, ke dasar dulu ke persimpangan lalu ke bawah,” kata dia.

Bisa jalan kaki dari loket ke air terjun tingkat pertama

Meski jalurnya bebatuan, motor dan mobil bisa menuju ke parkiran atas dari loket. Namun, Danang mengatakan bahwa wisatawan tidak diwajibkan parkir di atas.

“Banyak yang jalan dari loket. Kemarin ada wisatawan dari Semarang pakai mobil, usia sekitar 50-60 tahun ada empat orang. Dia maunya jalan,” ungkap Danang.

Kondisi jalan dari area parkir menuju Curug Surodipo di Temanggung.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Kondisi jalan dari area parkir menuju Curug Surodipo di Temanggung.

Padahal, lanjut dia, pihaknya sudah mengimbau agar mereka menaruh mobil di atas. Jika tidak berani melewati jalurnya, Danang bersedia mengantar dan membawa mobil mereka.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Travel Update
787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

Travel Update
4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

Jalan Jalan
Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Travel Update
Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
75.000 Orang Kunjungi Candi Borobudur Saat Peringatan Waisak 2024

75.000 Orang Kunjungi Candi Borobudur Saat Peringatan Waisak 2024

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com