Kompas.com - 19/03/2021, 18:06 WIB
Satria, pemilik usaha paket wisata Gayo Camping Ground. KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPSatria, pemilik usaha paket wisata Gayo Camping Ground.

TAKENGON, KOMPAS.com - Ide Satria Darmawan (28), seorang anak muda di Takengon, Aceh Tengah, Aceh, dalam patut diacungi jempol. Sebab selama pandemi Covid-19, Satria berhasil meraup pundi-pundi rupiah dengan bisnis wisata.

Ia membuat bisnis wisata bertajuk Gayo Camping Ground, yaitu paket camping berupa sewa tenda, barbekyu, api unggun dan aktivitas lain dipinggir Danau Lut Tawar. Dirinya merintis usaha ini sejak 2015.

Namun baru populer dikalangan wisatawan sejak 2019. Saat ini, paket camping itu telah diminati ribuan wisatawan.

Baca juga: Hotel di Aceh Tengah Ini Gunakan Nama Lokal Gayo untuk Ruangannya

"Pertama kali niat saya untuk promosi wisata daerah via medsos, kemudian membuat event Gayo Camping Ground pada 2018," kata Satria kepada Kompas.com, Selasa (16/3/2021).

Ia melanjutkan, ide tersebut sempat ditolak sekelompok masyarakat di seputar Danau Lut Tawar karena dianggap melanggar syariat Islam.

Setelah event selesai, ia mengalami kerugian karena berbagai faktor penolakan itu. Alasan penolakan karena konser musik serta berkumpulnya pengunjung yang digelar dianggap tanpa izin dari pihak desa terkait.

Namun, belakangan Satria berhasil mengumpulkan uang untuk membeli tenda, mulai dari membeli satu tenda pada 2019 hingga memiliki sekitar 80 tenda untuk bisnis paket camping saat ini.

"Membangun usaha ini memang jatuh bangun, mulai dari kerja sendiri hingga memiliki tim yang siap bekerja dalam mengembangkan paket ini," tutur dia

Kini, tim yang bekerja dalam paket camping itu mencapai 13 orang. Cara mendapatkan paket camping cukup mudah karena dapat dilakukan via media sosial dan WhatsApp.

Diminati 3.000 wisatawan selama 3 bulan

Selama pandemi Covid-19, Satria sempat tidak menerima pesanan. Namun status new normal  membangkitkan gairahnya untuk membuka kembali paket wisata camping.

"Sejak new normal sudah ada pemesanan. Tetapi kami hitung-hitung, sejak Desember 2020 hingga Februari 2021 mencapai 3.000 orang yang sudah membeli paket kami," imbuh dia.

Suasana salat magrib disela Gayo Camping Ground.KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SP Suasana salat magrib disela Gayo Camping Ground.

Adapun, harga paket camping cukup terjangkau, mulai Rp 95.000-Rp 175.000. Selama Covid-19 masih berlangsung, standar protokol kesehatan wajib dipatuhi. Paket pun bervairasi, mulai dari camping perseorangan dan instansi, sampai perusahaan.

Paket camping tersebut tambah Satria, diminati pada setiap weekend, tetapi ia membuka pesanan tersebut setiap hari.

Baca juga: Libur Akhir Tahun, Okupansi Hotel di Lokasi Wisata Gayo Capai 80 Persen

"Bagi saya, anak muda harus kreatif di tengah pandemi, supaya bisa tetap mendapatkan peluang bisnis yang menjanjikan," tutur dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X