Kompas.com - 29/03/2021, 12:32 WIB
Tempat wisata di Swiss bernama Lindt Home of Chocolate (https://www.lindt-home-of-chocolate.com/). https://www.lindt-home-of-chocolate.com/Tempat wisata di Swiss bernama Lindt Home of Chocolate (https://www.lindt-home-of-chocolate.com/).

1. Lindt Home of Chocolate

Lindt Home of Chocolate berlokasi di Schokoladenplatz 1, Seestrasse, tepatnya dekat Danau Zurich.

Selama berada di sana, wisatawan bisa mengikuti tur cokelat dengan panduan audio atau pemandu wisata yang telah disediakan Museum Cokelat Swiss tersebut.

Wisatawan dapat melihat perjalanan cocoa mulai dari biji hingga diolah menjadi produk cokelat, seperti apa kerja para petani cocoa di Ghana, serta perjalanan para penjelajah Spanyol yang membawa minuman cokelat ke Eropa.

Sambil jalan-jalan, pengunjung bisa mencoba cokelat Lindt di rumah produksinya tersebut. Jangan lupa mendengar penjelasan pemandu tentang sejarah Swiss menjadi Ibu Kota Cokelat.

Baca juga: Wisata Sejarah di Swiss, Kunjungi Dua Kota Ini

Apabila ingin bersantai sejenak, kamu bisa berhenti di Lindt Chocolate Fountain untuk berfoto-foto atau sekadar melihat aliran cokelat yang ada di sana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Terkait dengan Lindt Chocolate Fountain, ini total cokelatnya 1.500 kilogram cokelat asli. Ini tingginya 9,3 meter. Menariknya, ada 94 meter total pipa yang digunakan untuk mengalirkan cokelat ini, dan ini total beratnya tiga ton dengan kecepatan 1 km per detik,” jelas Herry.

Meski mungkin terlihat lezat, wisatawan tidak bisa menikmati cokelat dengan langsung mengambil dari air mancur tersebut.

Tempat wisata di Swiss bernama Lindt Home of Chocolate (https://www.lindt-home-of-chocolate.com/).https://www.lindt-home-of-chocolate.com/ Tempat wisata di Swiss bernama Lindt Home of Chocolate (https://www.lindt-home-of-chocolate.com/).

Jika lapar, pengunjung bisa mampir ke Lindt Cafe untuk mencicipi beragam hidangan yang terbuat dari cokelat Lindt. Namun, mengutip situs resminya, saat ini kafe hanya dibuka untuk takeaway per awal Maret 2021.

Lindt Home of Chocolate buka setiap hari pukul 10.00-18.00 waktu setempat. Harga tiket untuk tur individual mulai dari 10 Swiss franc atau sekitar Rp 152.955 untuk wisatawan berusia tujuh tahun ke atas. Di bawah tujuh tahun bisa masuk gratis.

Sementara untuk tur keluarga, harga tiket per orang dimulai dari 10 Swiss franc untuk wisatawan berusia tujuh tahun ke atas dengan ketentuan setiap pembeli dapat memesan tiket maksimal 10.

Baca juga: Panoramic Train di Swiss, Kereta yang Lintasi Jalur Terindah di Dunia

Untuk tur cokelat individual dan keluarga dengan durasi sekitar satu jam, jika ingin menggunakan tur audio, maka suara yang terdengar tersedia dalam bahasa Jerman, Inggris, Perancis, Italia, Spanyol, dan Mandarin.

Bagi yang datang bersama 20 orang atau lebih, harga tiket per orang dewasa adalah 13 Swiss franc dan 8 Swiss franc per anak.

Apabila kamu tertarik mengikut kelas-kelas seputar cokelat yang ada di Lindt Home of Chocolate, harganya mulai dari 28 Swiss franc.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Travel Update
Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Travel Update
Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Travel Update
Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Travel Update
Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Travel Update
Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.