Kompas.com - 05/04/2021, 16:16 WIB
Ilustrasi restoran era new normal Shutterstock/vichie81Ilustrasi restoran era new normal

KOMPAS.com – Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Gumilar Ekalaya mengatakan, buka bersama dapat dilakukan di restoran saat Ramadhan tiba.

Kendati demikian, hal tersebut tetap mengacu pada aturan yang telah diterapkan terkait implementasi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

“Kalau bukber (buka bersama) tidak ada masalah karena waktunya masih dalam jam operasional restoran,” ujar dia dalam konferensi pers virtual “Media Briefing PHRI Jakarta tentang Vaksinasi”, Senin (5/4/2021).

Baca juga: PHRI Dukung PPKM Mikro karena Perubahan Operasional Restoran

Adapun selama new normal, saat ini restoran dan cafe di DKI Jakarta diizinkan untuk beroperasional hingga 21:00 WIB.

Jika ada warga yang ingin mengadakan acara buka bersama di restoran atau kafe, mereka bisa melakukannya selama tidak melebihi jam tutup.

“Tinggal nanti masalah protokol kesehatan yang harus benar-benar diterapkan, dijaga. Tetap kondisi jaga jarak dan sebagainya harus dilaksanakan dengan tertib,” jelas Gumilar.

Kajian peningkatan kapasitas pengunjung

Sementara itu, Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta Sutrisno Iwantono pada kesempatan yang sama menuturkan hal yang senada dengan Gumilar.

Menurut dia, kegiatan buka bersama dapat dilakukan oleh masyarakat jika tidak berlangsung melebihi jam operasional restoran atau kafe. Kendati demikian, pihak Sutrisno berharap ada kelonggaran terkait kapasitas pengunjung yang saat ini tengah dibatasi.

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

“Dulu dibatasi 25 persen, sekarang sudah bisa 50 persen. Kita harap bisa lebih ditingkatkan tapi dengan catatan tentu kita harus patuhi protokol kesehatan, jangan terlalu padat,” tutur dia.

Jika restoran atau cafe belum diizinkan untuk beroperasi pada kapasitas kunjungan 100 persen, dia meminta setidaknya mereka diizinkan untuk memiliki kapasitas kunjungan 75 persen.

Baca juga: Ini Tantangan Adaptasi Normal Baru untuk Hotel dan Restoran

Menanggapi hal tersebut, Gumilar menuturkan bahwa saat ini pihaknya masih coba untuk mendalami perihal peningkatan kapasitas pengunjung.

“Masih coba dalami dulu apa ditingkatkan misal menjadi 75 persen. Tapi memang sampai saat ini masih 50 persen sambil menunggu pembahasan dengan Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

“Dengan program PPKM, tentu jangan sampai timpang-tindih antara (aturan) Pemda dan Pemerintah Pusat. Khususnya soal jam operasional dan kapasitas usaha. Selama ini memang dari Pemerintah Pusat sudah terapkan tentang kapasitas dan jam operasiona,” lanjut Gumilar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Jalan Jalan
Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Jalan Jalan
Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Travel Update
Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Travel Update
5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

Jalan Jalan
Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Travel Update
Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Travel Update
Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Travel Update
Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X