Kompas.com - 24/04/2021, 09:09 WIB
Wisatawan dan warga terlibat dalam arak-arakan keranda bertingkat sembilan atau Bade yang berisi jenazah keluarga Puri (kerajaan) Ubud, Anak Agung Niang Agung dalam upacara Ngaben akbar di Desa Peliatan, Ubud, Bali, Jumat (2/3/2018). Ritual kremasi berskala besar tersebut melibatkan ribuan warga dan wisatawan untuk penghormatan terakhir. ANTARA FOTO/Nyoman BudhianaWisatawan dan warga terlibat dalam arak-arakan keranda bertingkat sembilan atau Bade yang berisi jenazah keluarga Puri (kerajaan) Ubud, Anak Agung Niang Agung dalam upacara Ngaben akbar di Desa Peliatan, Ubud, Bali, Jumat (2/3/2018). Ritual kremasi berskala besar tersebut melibatkan ribuan warga dan wisatawan untuk penghormatan terakhir.

KOMPAS.com - Indonesia merupakan negara yang kaya budaya. Bukan hanya kuliner khas daerah saja, upacara tradisional di berbagai daerah di Nusantara menarik untuk disimak, salah satunya tradisi pemakaman.

Beberapa upacara pemakaman tradisional memiliki prosesi tersendiri dan kebanyakan dilakukan secara terbuka, sehingga bisa disaksikan secara langsung.

Baca juga: 5 Tradisi Pemakaman Unik dan Istimewa di Indonesia

Berikut ini 5 tradisi pemakaman unik di Indonesia yang masih bisa Anda saksikan hingga saat ini:

1. Batu Lemo, Toraja

Batu Lemo merupakan pemakaman tradisional Suku Toraja. Dalam pemakaman ini, peti mati tidak dikubur, melainkan disimpan dalam lubang di tebing batu.

Lemo, salah satu kuburan kuno di Tana Toraja.DOK. indonesia-tourism.com Lemo, salah satu kuburan kuno di Tana Toraja.

Satu lubang biasanya akan diisi jasad satu keluarga yang kemudian akan ditutup dengan kayu dan diletakkan patung di depannya.

Suku ini memiliki kepercayaan bahwa makin tinggi letak makam, maka mendiang keluarga akan makin dekat dengan Tuhan. Batu Lemo kini masih menjadi wisata unggulan di Toraja.

2. Passiliran Kambira, Toraja

Selain Batu Lemo, penduduk Toraja yang menganut kepercayaan Aluk Tolodo melakukan upacara Passiliran.

Makam bayi Kambira di Tana Toraja, jelasah  bayi dimasukan kedalam pohon tarra.Kompas.com / Gabriella Wijaya Makam bayi Kambira di Tana Toraja, jelasah bayi dimasukan kedalam pohon tarra.

Tradisi ini adalah memakamkan bayi yang meninggal dunia dengan cara dimasukan ke lubang pohon tarra dalam posisi meringkuk seperti saat di dalam rahim. Pohon ini dilubangi sesuai arah rumah bayi, kemudian ditutup dengan ijuk.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X