Kompas.com - 24/04/2021, 07:07 WIB
Tugu Yogyakarta (Tugu Jogja) di Malam Hari. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYATugu Yogyakarta (Tugu Jogja) di Malam Hari.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pengetatan perjalanan dan larangan mudik pada 22 April-24 Mei 2021 akan berdampak pada sektor ekonomi dan juga pariwisata, terutama wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Agar sektor pariwisata di DIY dapat bertahan, Pemerintah DIY akan mengandalkan wisatawan asli dari DIY.

Sekretaris Daerah (Sekda DIY) Kadarmanta Baskara Aji mengakui pengetatan perjalanan dan larangan mudik akan berdampak pada sektor ekonomi dan wisata, baik itu di destinasi wisata, hotel, maupun transportasi.

Baca juga: Yogyakarta Punya 20 Situs Warisan Geologi, Di Mana Saja?

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan dengan serius kasus Covid-19 di DIY tidak melonjak setelah hari raya Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat beraktivitas kembali.

“Aturan ini harus dijalankan secara serius dari mulai pemerintah hingga masyarakat kalau tidak maka tidak menutup kemungkinan aturan ini akan diterapkan kembali, akan lebih parah nanti” kata Baskara Aji kepada Kompas.com, Jumat (23/4/2021).

Penjagaan di perbatasan

Dengan aturan tersebut, maka warga dari luar DIY tidak bisa masuk ke DIY. Sebaliknya, warga DIY tidak bisa keluar DIY karena perbatasan akan dijaga petugas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga warga yang bisa datang ke destinasi wisata di DIY hanyalah wisatawan yang berasal dari DIY sendiri.

Sementara itu, Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Noviar Rahmad mengatakan, sejauh ini Pemerintah DIY belum berencana menutup tempat wisata saat lebaran.

Candi Prambanan.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Candi Prambanan.

 

"Tapi objek wisata di Yogyakarta hanya boleh dikunjungi wisatawan lokal yang berasal dari Yogya saja," katanya.

Ia menjabarkan saat ada pemudik dari luar Yogyakarta datang, mereka tidak diperkenankan masuk tempat wisata. 

"Aturan Ini sesuai petunjuk dari menteri pariwisata bahwa yang diperbolehkan masuk obyek wisata saat libur lebaran hanyalah para wisatawan lokal, bukan wisatawan asal luar atau pemudik," kata Noviar yang sekaligus Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DIY itu.

Baca juga: Kunjungan Wisata ke DIY Diharapkan Naik Setelah Pelaku Wisata Divaksinasi

Noviar menambahkan, selama destinasi wisata beroperasi pada libur lebaran, destinasi wisata hanya diperbolehkan menerima kunjungan 50 persen saja dari kapasitas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Travel Update
Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Travel Update
10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.