Kompas.com - 23/04/2021, 20:31 WIB
Ilustrasi Thailand - Wat Plai Temple di Koh Samui, Thailand (SHUTTERSTOCK/Aleksandar Todorovic). SHUTTERSTOCK/Aleksandar TodorovicIlustrasi Thailand - Wat Plai Temple di Koh Samui, Thailand (SHUTTERSTOCK/Aleksandar Todorovic).

KOMPAS.comThailand meluncurkan Entry Thailand, sebuah pusat informasi online untuk wisatawan mancanegara yang sudah divaksinasi Covid-19, pada Rabu (21/4/2021).

Mengutip Tourism Authority of Thailand (TAT), pusat informasi yang berada di bawah lembaga pemerintah itu bertujuan membantu wisatawan asing dalam mempersiapkan kunjungan mereka ke Thailand.

Entry Thailand terdiri dari enam langkah, yakni Registrasi Certificate of Entry (CoE), Penerbangan, Karantina, Asuransi, Status CoE, dan Tiba di Thailand.

Pada Registrasi CoE, wisatawan akan ditanya apa mereka sudah memiliki CoE. Jika memilih “belum”, maka mereka akan diarahkan ke situs CoE Thailand. Proses pra-persetujuan CoE memakan waktu tiga hari.

Baca juga: Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Selanjutnya pada bagian Penerbangan, akan ada pertanyaan apakah mereka sudah memesan tiket pesawat atau belum. Bagian ini berlaku untuk penerbangan komersial maupun repatriasi. Tiket harus dibeli dalam kurun waktu 15 hari setelah mendapat pra-persetujuan CoE.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada bagian Karantina, jika belum memesan tempat karantina, maka wisatawan akan diarahkan ke laman Alternative Quarantine in Thailand. Mereka harus mengisi lokasi karantina, asal negara, jadwal check-in serta check-out, dan informasi lainnya.

Mereka sebaiknya memesan hotel tempat mereka akan dikarantina dalam jangka waktu 15 hari setelah menerima pra-persetujuan CoE. Informasi yang mereka masukan akan otomatis tercatat di sistem CoE.

Di bagian Asuransi, wisatawan disarankan membeli asuransi jiwa terkait Covid-19 dalam jangka waktu 15 hari setelah menerima pra-persetujuan CoE.

Ilustrasi Thailand - Grand Palace di Bangkok.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Thailand - Grand Palace di Bangkok.

Pada Status CoE, wisatawan dapat memeriksa status CoE mereka sambil menyiapkan dokumen-dokumen lain sebelum kunjungan.

Di langkah terakhir yaitu Tiba di Thailand, wisatawan disarankan mengunduh dan mendaftar di aplikasi ThailandPlus, melengkapi Deklarasi Kesehatan Thailand (Thailand Health Declaration), dan menyiapkan dokumen lain.

Baca juga: Ini 5 hal Aturan 7 Hari Karantina di Thailand, Wisatawan Wajib Tahu

Wwisatawan yang telah divaksinasi sesuai vaksin yang disetujui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atau yang teregistrasi di Kementerian Kesehatan Thailand tak lebih dari 14 hari sebelum tanggal keberangkatan dapat berkunjung ke Thailand, mereka mendapat masa karantina tujuh hari.

Sementara itu bagi wisatawan yang belum divaksinasi, mereka harus dikarantina selama 10 hari.

Thailand juga memberlakukan masa karantina 14 hari bagi turis yang berasal dari 11 negara tertentu, yakni Afrika Selatan, Zimbabwe, Mozambik, Botswana, Zambia, Kenya, Rwanda, Kamerun, Republik Demokratik Kongo, Republik Ghana, dan Republik Bersatu Tanzania.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Jalan Jalan
Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Jalan Jalan
Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Jalan Jalan
PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

Travel Update
Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Travel Update
Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Travel Update
10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

Jalan Jalan
Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Travel Update
Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Travel Tips
Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Travel Update
Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Jalan Jalan
Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Travel Update
Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Travel Promo
Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X