Kompas.com - 25/04/2021, 19:50 WIB
Ilustrasi Australia - Pantai Bondi di Sydney (SHUTTERSTOCK/GagliardiPhotography). SHUTTERSTOCK/GagliardiPhotographyIlustrasi Australia - Pantai Bondi di Sydney (SHUTTERSTOCK/GagliardiPhotography).

Travel bubble Australia-Selandia Baru

Selandia Baru dan Australia telah membuka gelembung perjalanan bebas karantina mereka pada 19 April 2021, setelah hampir 400 hari mereka menutup perbatasan akibat pandemi Covid-19.

Koridor perjalanan yang telah dinegosiasikan berbulan-bulan tersebut dinilai sebagai pencapaian penting dalam memulai kembali industri perjalanan global yang terdampak pandemi.

Artinya, penumpang dari kedua negara tersebut dapat terbang melintasi Laut Tasman tanpa menjalani karantina wajib pada saat kedatangan.

Baca juga: Video Komedi, Cara Selandia Baru Ajak Turis Tidak Berpose Seperti Influencer

Para pemimpin kedua negara memuji gelembung perjalanan itu. Sebab, Trans-Tasman akan memberi dorongan yang sangat dibutuhkan bagi industri pariwisata Selandia Baru. Mereka mendesak para penduduk untuk memanfaatkannya.

Sebelum Covid-19 melumpuhkan industri pariwisata Selandia Baru, industri tersebut merupakan industri ekspor terbesar di sana. Warga Australia menyumbang sekitar 40 persen dari kunjungan internasional.

Setelah travel bubble diumumkan, juru bicara Qantas mengatakan, tiket ke Selandia Baru laris terjual dengan banyak pembelian menuju Queenstown.

Ada pekerja bandara yang positif Covid-19

Pada 20 April, pihak berwenang Selandia Baru mengungkapkan, seorang pegawai bandara Auckland dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Unik, Maskapai di Selandia Baru Ini Tawarkan Penerbangan Misterius

Namun, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada saat itu mengatakan bahwa hal tersebut tidak akan memengaruhi gelembung perjalanan yang pada saat itu hampir berdurasi 24 jam.

Jacinda mengatakan, pegawai tersebut bekerja pada sejumlah pesawat yang tiba dari negara zona merah yang dianggap berisiko tinggi, bukan Australia.

Lebih lanjut, dia mengatakan, baik Australia dan Selandia Baru diharapkan dapat menangani perihal perbatasan, dan memiliki sistem yang bisa diberlakukan tanpa menutup gelembung perjalanan yang telah lama dinanti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Travel Tips
Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Travel Promo
13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

Travel Update
Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Travel Update
Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Jalan Jalan
5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

Travel Promo
Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Update
4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

Jalan Jalan
6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

Travel Tips
10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

Travel Update
Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Travel Update
Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Kayoe Putih Mojokerto

Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Kayoe Putih Mojokerto

Jalan Jalan
Bali Destinasi Terpopuler Asia dan Keempat Dunia Versi TripAdvisor

Bali Destinasi Terpopuler Asia dan Keempat Dunia Versi TripAdvisor

Travel Update
7 Tips Berkunjung ke Nepal van Java di Dusun Butuh, Magelang

7 Tips Berkunjung ke Nepal van Java di Dusun Butuh, Magelang

Travel Tips
8 Rekomendasi Wisata Bandung, Cocok Dikunjungi bersama Keluarga

8 Rekomendasi Wisata Bandung, Cocok Dikunjungi bersama Keluarga

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.