Kompas.com - 30/05/2021, 20:46 WIB
Para wisatawan sedang berjalan memasuki kawasan hutan untuk menuju ke salah satu titik Sungai Ciliwung yang memiliki pesona indah, lengkap dengan pepohona rindang, serta rerumputan dan semak belukar yang masih hijau dan asri, Kota Bogor, Senin (24/5/2021). kompas.com / Palupi Annisa AulianiPara wisatawan sedang berjalan memasuki kawasan hutan untuk menuju ke salah satu titik Sungai Ciliwung yang memiliki pesona indah, lengkap dengan pepohona rindang, serta rerumputan dan semak belukar yang masih hijau dan asri, Kota Bogor, Senin (24/5/2021).

 

BOGOR, KOMPAS.comSungai Ciliwung sepanjang 120 kilometer (km) yang melintasi Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, dan Jakarta.

Sudah ada sejak Indonesia belum merdeka, sungai ini merupakan sungai yang bersih dan jernih tanpa sampah pada awal abad ke-20.

Mengutip artikel “Asal-usul: Batavia” yang diterbitkan Harian Kompas pada 28 November 1993, mengutip Kompas.com, Minggu (5/1/2021), Mahbub Djunaidi menggambarkan bahwa orang-orang dapat menikmati segarnya aliran sungai tersebut.

Baca juga: Mengenal Padusan, Tradisi Ramadan Warga Jakarta di Kali Ciliwung Era 70an

Kendati demikian, kondisi Sungai Ciliwung kini terbilang jauh dari apa yang digambarkan pada zaman dulu. Airnya cukup keruh dan sampah bertebaran di tepian sungainya.

Tidak hanya itu, Sungai Ciliwung pun kerap disebut sebagai biang banjir lantaran luapannya kerap menggenangi sejumlah titik di Ibu Kota.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang wisatawan sedang berdiri di salah satu titik di tepian Sungai Ciliwung yang memiliki pesona indah, meski di beberapa area terlihat banyak tumpukan sampah plastik, Kota Bogor, Senin (24/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Seorang wisatawan sedang berdiri di salah satu titik di tepian Sungai Ciliwung yang memiliki pesona indah, meski di beberapa area terlihat banyak tumpukan sampah plastik, Kota Bogor, Senin (24/5/2021).

Pesona Sungai Ciliwung

Kompas.com sempat mengunjungi dua titik tepian Sungai Ciliwung pada Senin (24/5/2021). Titik pertama berada di area Taman Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, tepatnya dekat SDN Sempur Kidul.

Berdasarkan pantauan Kompas.com saat itu, meski tepian sungai dipenuhi sampah plastik dan airnya keruh, Sungai Ciliwung sebenarnya bisa dijadikan sebagai tempat wisata jika dikelola dengan benar dan bebas sampah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Fakta Seputar Uma Lengge, Wisata Budaya yang Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

9 Fakta Seputar Uma Lengge, Wisata Budaya yang Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

Jalan Jalan
Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Travel Update
4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

Travel Update
Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Travel Update
Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Jalan Jalan
Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Travel Update
Akhir Juni, Wings Air Buka Rute Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga

Akhir Juni, Wings Air Buka Rute Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga

Travel Update
25 Hotel Terbaik Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Ada Indonesia?

25 Hotel Terbaik Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Ada Indonesia?

Travel Update
Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Jalan Jalan
4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

Jalan Jalan
5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

Jalan Jalan
Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Travel Update
Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Jalan Jalan
5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Jalan Jalan
Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X