Kompas.com - 02/06/2021, 20:12 WIB
Pemandangan dari area parkir kendaraan menuju titik air terjun di tempat wisata Curug Kondang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (25/5/2021). kompas.com / Nabilla RamadhianPemandangan dari area parkir kendaraan menuju titik air terjun di tempat wisata Curug Kondang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (25/5/2021).

 

BOGOR, KOMPAS.com – Curug merupakan tempat wisata yang lebih dikenal sebagai tempat untuk berenang atau sekadar bermain air di tepian kolam air terjun.

Kendati demikian, jika berkunjung ke Curug Kondang dan Curug Balong Endah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terdapat beragam kegiatan wisata yang dapat dilakukan. Misalnya adalah trekking.

Jika ingin berkunjung ke sana, sebelum berenang atau bermain air, wisatawan harus trekking terlebih dahulu. Terlebih saat ke Curug Balong Endah.

Baca juga: 2 Curug Paling Oke untuk Freediving di Bogor

Agar perjalanan trekking tetap aman dan nyaman, berikut Kompas.com rangkum tips trekking di Curug Kondang dan Balong Endah, Rabu (2/6/2021):

1. Minimal pakai sandal gunung

Jalur yang akan ditempuh dari area parkir menuju titik air terjun berupa tangga berbatu, tanah, serta rerumputan rindang. Agar tidak tergelincir, gunakan minimal sandal gunung supaya lebih nyaman.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jalur yang akan dilewati saat hendak menuju Curug Balong Endah, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (25/5/2021). Jalur ini dapat ditemukan dari pintu masuk dekat gazebo di Curug Kondang.kompas.com / Nabilla Ramadhian Jalur yang akan dilewati saat hendak menuju Curug Balong Endah, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (25/5/2021). Jalur ini dapat ditemukan dari pintu masuk dekat gazebo di Curug Kondang.

2. Pakai pakaian quick dry

Bagi yang mudah berkeringat, atau ingin bermain air tanpa melepas baju, gunakanlah pakaian berbahan quick dry.

Artinya, pakaian tersebut mudah kering dalam beberapa menit usai basah jika diangin-anginkan tanpa menunggu waktu yang lama.

Baca juga: Sungai Ciliwung yang Disebut Biang Banjir Jakarta, Ternyata Punya Pesona

Jika belum memilikinya, kamu bisa membeli baju atau celana berbahan quick dry pada toko yang menjual peralatan berkemah. Harganya tergantung merek, namun biasanya mulai dari Rp 80.000.

3. Bawa pakaian ganti

Jika tidak memiliki pakaian berbahan quick dry, kamu bisa mengantisipasinya dengan membawa pakaian ganti.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari risiko masuk angin jika terlalu lama mengenakan pakaian basah.

Pemandangan aliran sungai dari Curug Kondang di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (25/5/2021). Pemandangan ini dapat dilihat dari jalur setapak yang menjuntai dari area parkir motor hingga ke titik air terjun.kompas.com / Nabilla Ramadhian Pemandangan aliran sungai dari Curug Kondang di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (25/5/2021). Pemandangan ini dapat dilihat dari jalur setapak yang menjuntai dari area parkir motor hingga ke titik air terjun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Fakta Seputar Uma Lengge, Wisata Budaya yang Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

9 Fakta Seputar Uma Lengge, Wisata Budaya yang Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

Jalan Jalan
Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Travel Update
4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

Travel Update
Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Travel Update
Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Jalan Jalan
Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Travel Update
Akhir Juni, Wings Air Buka Rute Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga

Akhir Juni, Wings Air Buka Rute Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga

Travel Update
25 Hotel Terbaik Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Ada Indonesia?

25 Hotel Terbaik Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Ada Indonesia?

Travel Update
Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Jalan Jalan
4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

Jalan Jalan
5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

Jalan Jalan
Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Travel Update
Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Jalan Jalan
5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Jalan Jalan
Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X