Kompas.com - 02/06/2021, 09:12 WIB
Wisatawan mengendarai mobil jip saat mengikuti wisata lava tour di kaki Gunung Merapi, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (17/5/2013). Wisata mengunjungi daerah bekas aliran lava erupsi Merapi ini dipungut biaya Rp 300.000 - Rp 500.000 per trip. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOWisatawan mengendarai mobil jip saat mengikuti wisata lava tour di kaki Gunung Merapi, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (17/5/2013). Wisata mengunjungi daerah bekas aliran lava erupsi Merapi ini dipungut biaya Rp 300.000 - Rp 500.000 per trip.

 

KOMPAS.com - Belakangan, curhatan seorang wisatawan asal Klaten yang disetop saat hendak berwisata ke Petilasan Mbah Maridjan di Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tengah ramai diperbincangkan di media sosial.

Wisatawan bernama Iqbal Basyari itu protes karena diharuskan menyewa jip dengan harga sekitar Rp 350.000-Rp 500.000 untuk bisa naik ke petilasan tersebut. 

Baca juga: Protes Sewa Jip ke Petilasan Mbah Maridjan, Ini Kata Pengelola Jip

"Mereka bilang kalau mau naik harus pakai jip, enggak boleh pakai kendaraan pribadi, alasannya jalan jelek, padahal setahu saya jalan di sana bagus karena itu jalur evakuasi warga lereng Merapi. Dan saya lihat ada kendaraan roda dua dan roda empat yang boleh naik," ucap Iqbal dalam keterangannya, Senin (31/5/2021).

Wisatawan mengendarai mobil jip saat mengikuti wisata lava tour di kaki Gunung Merapi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, beberapa waktu lalu.KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Wisatawan mengendarai mobil jip saat mengikuti wisata lava tour di kaki Gunung Merapi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Bima, salah satu pengelola jip di Merapi, kisaran harga paket wisata naik jip untuk menjajal Lava Tour Merapi berkisar dari harga Rp 300.000-Rp 550.000.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sensasi Berbeda Keliling Wisata Mangunan, Pakai Jeep Wisata

Dengan harga tersebut, para wisatawan sudah bisa menikmati tur perjalanan ke berbagai tempat wisata yang ada di lereng Gunung Merapi.

Tidak hanya itu, wisatawan juga mendapatkan berbagai fasilitas seperti asuransi, free soft drink, ruang tunggu luas dan nyaman serta ada coffee shop, free retribusi, dan supir beserta guide.

Baca juga: 5 Tempat untuk Bisa Memotret Puncak Gunung Merapi dengan Jelas

Jika ingin menjajal Lava Tour Merapi dengan naik jip, simak dulu harga paket wisata berikut yang sudah Kompas.com rangkum, Selasa (1/6/2021):

1. Paket short route

Lava Bantal dengan aliran Sungai OpakKOMPAS.COM/Albyan Pratama Lava Bantal dengan aliran Sungai Opak

Paket pertama ini ditarifkan seharga Rp 350.000 per jip. Dengan harga tersebut pengunjung bisa menyusuri mulai dari Sungai Opak menuju ke Desa Petung dan ke Museum Sisa Harta. Setelah itu, dilanjutkan menuju Desa Kaliadem.

Jika sudah puas berswafoto dan melihat pemandangan Gunung Merapi yang sangat memesona, perjalanan dilanjutkan ke Batu Alien, yaitu batu besar yang menyerupai wajah manusia.

Baca juga: Sensasi Lava Tour Merapi dan Kejutannya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Fakta Seputar Uma Lengge, Wisata Budaya yang Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

9 Fakta Seputar Uma Lengge, Wisata Budaya yang Dikunjungi Sandiaga dan Atta Halilintar

Jalan Jalan
Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Jangan Dicabut, Bunga Edelweiss Bisa Dibeli di Desa Wonokitri Pasuruan

Travel Update
4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

4 Fakta Seputar Festival Perahu Naga, Disebut Peh Cun dan Sembahyang Bacang

Travel Update
Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Perancis Sambut Turis Asing yang Divaksinasi Juni 2021, Ini Aturannya

Travel Update
Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Maria, Desa Wisata di Bima NTB yang Memiliki Banyak Daya Tarik

Jalan Jalan
Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Pacuan Kuda di Bima Bakal Jadi Acara Nasional, Ini Persiapannya

Travel Update
Akhir Juni, Wings Air Buka Rute Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga

Akhir Juni, Wings Air Buka Rute Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga

Travel Update
25 Hotel Terbaik Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Ada Indonesia?

25 Hotel Terbaik Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Ada Indonesia?

Travel Update
Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Taman Langit Malang, Wisata Spot Foto Kekinian Berlatar Gunung Banyak

Jalan Jalan
4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

4 Galeri Seni Amsterdam, Kota Digelarnya Belanda Vs Ukraina Euro 2020

Jalan Jalan
5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

5 Bangunan Sejarah Bucharest, Lokasi Tanding Austria Vs Makedonia Utara Euro 2020

Jalan Jalan
Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Pandemi, PNBP Kawasan Bromo dan Semeru Turun Drastis Jadi Rp 6 M

Travel Update
Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Kampung Mandar Fish Market Festival, Tempat Berburu Ikan di Banyuwangi

Jalan Jalan
5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

5 Objek Wisata di London, Tempat Laga Inggris Vs Kroasia di Euro 2020

Jalan Jalan
Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Apa itu Paspor Vaksin Uni Eropa? Ini Penjelasannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X