Kompas.com - 13/06/2021, 14:06 WIB
Uni Eropa ShutterstockUni Eropa

KOMPAS.comUni Eropa (UE) berencana memberlakukan paspor Covid-19 mulai 1 Juli 2021.

Paspor tersebut berlaku untuk warga UE dan pelancong tertentu dari negara-negara lain.

Melansir dari schengenvisainfo.com, Selasa (8/6/2021), prosedur perilisan dokumen ini telah selesai dari sisi Komisi UE, dan hanya tinggal menunggu pengimplementasian dari negara anggota dalam beberapa minggu ke depan.

Baca juga: 7 Negara Ini Mulai Gunakan Sertifikat Vaksin Covid-19 Digital Uni Eropa

Paspor ini berawal dari Komisi UE yang mengajukan proposal pembuatan dokumen yang mengizinkan wisatawan yang telah divaksinasi untuk mengunjungi negara-negara Eropa pada Maret lalu.

Hal ini dilakukan guna membangun kembali kebebasan dalam bepergian bagi wisatawan yang telah divaksinasi, yang telah sembuh dari Covid-19, dan yang hasil tesnya negatif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, proposal tersebut telah melewati berbagai prosedur di dalam UE guna mendapat persetujuan. Dan, pada 1 Juli, seluruh anggota diharapkan mulai mengeluarkan paspor vaksin.

Baca juga: Uni Eropa Akan Sambut Turis Asing yang Sudah Divaksin mulai Juni 2021

Selain paspor vaksin, dokumen ini juga dikenal sebagai sertifikat perjalanan Covid-19 UE.

Berikut beberapa hal yang harus diketahui tentang paspor vaksin UE menurut schengenvisainfo.com, Minggu (13/6/2021):

Apa itu paspor atau sertifikat vaksin Covid-19 UE?

Bendera Uni Eropa.Shutterstock Bendera Uni Eropa.

Paspor atau sertifikat vaksin Covid-19 UE adalah sebuah dokumen yang dikeluarkan untuk seorang wisatawan dalam format digital maupun fisik (kertas).

Melalui sertifikat ini, Komisi UE bermaksud untuk meniadakan sejumlah pembatasan, di antaranya pembatasan masuk, kewajiban karantina, dan pengetesan.

Komisi tersebut telah mendorong negara-negara anggota agar meniadakan pembatasan demi tujuan yang sama bagi pemilik dokumen mulai dari 1 Juli. Para negara anggota juga dapat meniadakan pembatasan lebih awal dari tanggal tersebut.

Baca juga: Plus dan Minusnya Paspor Vaksin Covid-19 untuk Perjalanan Global

Meski tidak diwajibkan untuk menerapkan sertifikat, namun seluruh negara anggota sedang dalam proses untuk memperkenalkannya.

Selain itu, negara anggota wajib menanggung biaya dokumen ini – yang artinya gratis untuk wisatawan.

Adapun, terdapat tiga jenis paspor vaksin Covid-19 UE, yaitu:

  • Paspor vaksin (vaccination passport).
  • Sertifikat tes (test certificate).
  • Sertifikat pemulihan (recovery certificate).

Pemegang dokumen di atas dapat bepergian ke seluruh Eropa tanpa menjalani kewajiban karantina atau tes Covid-19. Tapi perlu diperhatikan bahwa negara anggota dengan angka kasus Covid-19 tinggi mungkin akan memberlakukan pembatasan.

Paspor vaksin (vaccine passport)

Ilustrasi vaksin AstraZenecaSHUTTERSTOCK/Elzbieta Krzysztof Ilustrasi vaksin AstraZeneca

Paspor ini dikeluarkan untuk siapapun yang telah divaksinasi lengkap dengan salah satu vaksin yang telah disetujui oleh European Medicine Agency (EMA), yaitu:

Selain berisi bukti bahwa sang pemilik telah divaksinasi, paspor ini juga berisi informasi tambahan, antara lain tentang kapan proses vaksinasi dilakukan dan asal pembuat vaksin.

Baca juga: Uni Eropa akan Luncurkan Paspor Vaksin Digital untuk Pulihkan Sektor Pariwisata

Komisi UE telah mengizinkan negara anggota untuk mengeluarkan sertifikat untuk pelancong yang divaksinasi dengan vaksin lain dari yang disebutkan sebelumnya. Namun, keputusan tetap di tangan masing-masing negara anggota.

Sertifikat pemulihan (recovery vaccine)

Bagi wisatawan yang sebelumnya telah terinfeksi Covid-19 dan sembuh juga sebaiknya diizinkan untuk bepergian dengan sertifikat perjalanan Covid-19 EU.

Komisi tersebut menjelaskan, pemegang sertifikat pemulihan telah sembuh dari infeksi SARS-CoV-2. Sertifikat tersebut disarankan untuk dikeluarkan tidak lebih awal dari 11 hari setelah tes positif pertama.

Baca juga: WTO: Paspor Vaksin Penting untuk Keberlanjutan Perjalanan Internasional

Namun, tes kekebalan atau tes antibodi tidak dapat digunakan untuk mendapat sertifikat ini.

Sertifikat tes (test certificate)

Wisatawan yang telah menjalani tes PCR atau tes rapid antigen dan hasilnya negatif bisa mendapatkan sertifikat ini.

Adapun, sertifikat terpisah akan dikeluarkan untuk tiap tes dan tidak akan mengandung informasi dari sertifikat yang telah dikeluarkan sebelumnya.

Negara yang akan menerapkan paspor vaksin Covid-19

Ilustrasi Spanyol - Pantai Majorca (PIXABAY/Walkerssk).PIXABAY/Walkerssk Ilustrasi Spanyol - Pantai Majorca (PIXABAY/Walkerssk).

Seluruh negara anggota UE dan negara anggota Schengen berencana untuk menerapkan paspor vaksin Covid-19.

Berikut negara yang telah terhubung secara efektif sekaligus mengeluarkan dan/atau memverifikasi sedikitnya satu sertifikat Covid-19 UE digital:

Sedangkan, di bawah ini negara-negara yang masih dalam tahap pengujian:

Bentuk dari paspor vaksin

Meski namanya paspor vaksin, namun bentuk dari dokumen tersebut hanyalah dokumen satu halaman dalam format digital dan fisik.

Paspor tersebut dapat ditunjukkan ke petugas perbatasan dalam dua format itu. 

Baca juga: Tren Wisata Vaksin, Travel Agent Mulai Jual Paket Perjalanan ke Luar Negeri

Tiap paspor mengandung nama, tempat tanggal lahir, negara anggota yang mengeluarkan dokumen tersebut, QR code, tanda tangan digital, dan informasi spesifik lainnya berdasarkan jenis paspor vaksin.

Bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris dan bahasa resmi negara yang mengeluarkan.

Cara mendapatkan dan masa penggunaan

Warga negara UE bisa mendapatkan sertifikat ini di negara di mana mereka divaksinasi. Sertifikat akan dikeluarkan oleh rumah sakit, pusat tes Covid-19, otoritas kesehatan, dan lembaga lainnya yang terkualifikasi di tiap negara anggota UE dan Schengen.

Baca juga: Ada Wisata Vaksin di Amerika Serikat, Bisa Diterapkan di Bali?

Skema penggunaan paspor ini berlaku mulai dari 1 Juli hingga 31 Juni 2022. Tidak menutup kemungkinan bahwa dokumen ini masih akan digunakan di luar periode di atas.

Apa warga negara lainnya bisa mendapat paspor ini?

Selain warga negara UE, warga dari negara lainnya yang memenuhi syarat dapat mengajukan permohonan ke negara anggota tujuan.

Sementara, bagi warga negara lain yang tinggal di negara UE juga bisa mendapatkan dokumen ini.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Tempat Wisata di Jakarta untuk Lihat Sigale-gale, Boneka yang Kabarnya Bisa Gerak Sendiri

2 Tempat Wisata di Jakarta untuk Lihat Sigale-gale, Boneka yang Kabarnya Bisa Gerak Sendiri

Jalan Jalan
6 Panduan Berwisata di Jakarta, Perhatikan Ganjil Genap

6 Panduan Berwisata di Jakarta, Perhatikan Ganjil Genap

Travel Tips
Pemkab Gunungkidul Antisipasi Tempat Wisata yang Sulit Sinyal

Pemkab Gunungkidul Antisipasi Tempat Wisata yang Sulit Sinyal

Travel Update
5 Wisata Alam Pangandaran, Indahnya Pantai sampai Serunya Body Rafting

5 Wisata Alam Pangandaran, Indahnya Pantai sampai Serunya Body Rafting

Jalan Jalan
5 Alasan Kamu Harus Berkunjung ke Anjungan Sumut di TMII

5 Alasan Kamu Harus Berkunjung ke Anjungan Sumut di TMII

Jalan Jalan
Itinerary 1 Hari di Tengah Kota Yogyakarta, Jalan-jalan Sambil Belajar

Itinerary 1 Hari di Tengah Kota Yogyakarta, Jalan-jalan Sambil Belajar

Itinerary
Simpan Dulu Liburan Kemudian, Berikut 5 Destinasi Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan

Simpan Dulu Liburan Kemudian, Berikut 5 Destinasi Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan

BrandzView
7 Koleksi di Rumah Adat Batak Toba TMII, Ada Tongkat Tunggal Panaluan

7 Koleksi di Rumah Adat Batak Toba TMII, Ada Tongkat Tunggal Panaluan

Jalan Jalan
Menyingkap Pesona Mandalika, Surga Tersembunyi di Pulau Lombok

Menyingkap Pesona Mandalika, Surga Tersembunyi di Pulau Lombok

BrandzView
5 Tempat Wisata Jakarta yang Buka, Bisa untuk Wisata Akhir Pekan

5 Tempat Wisata Jakarta yang Buka, Bisa untuk Wisata Akhir Pekan

Jalan Jalan
6 Kegiatan Wisata di Anjungan Sumatera Utara TMII, Belajar Seputar Kain Ulos

6 Kegiatan Wisata di Anjungan Sumatera Utara TMII, Belajar Seputar Kain Ulos

Jalan Jalan
7 Oleh-oleh Makanan Serba Manis Khas Bandung

7 Oleh-oleh Makanan Serba Manis Khas Bandung

Jalan Jalan
Sejarah Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Berdiri Kokoh sejak 1760

Sejarah Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Berdiri Kokoh sejak 1760

Jalan Jalan
Kegigihan Industri Perhotelan di Tengah Pandemi dan PPKM Jawa-Bali

Kegigihan Industri Perhotelan di Tengah Pandemi dan PPKM Jawa-Bali

Travel Update
Ancol dan TMII Terapkan Aturan Ganjil Genap hingga 19 September

Ancol dan TMII Terapkan Aturan Ganjil Genap hingga 19 September

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.