Kompas.com - 28/06/2021, 08:08 WIB

KOMPAS.com Gunung Ijen terkenal akan blue fire-nya yang muncul di Kawah Ijen. Fenomena alam yang menarik ini hanya dapat dilihat pada malam hari.

Pada malam yang gelap, maka blue fire yang tampak seperti api biru akan terlihat dengan jelas di permukaan kawah.

Inilah alasan mengapa saat normal, pendakian Gunung Ijen buka mulai pukul 01.00 WIB. Pengunjung pun bisa datang lebih awal untuk menikmati blue fire.

Baca juga: 4 Wisata Alam di Banyuwangi, dari Kawah Ijen hingga Alas Purwo

Namun, pandemi mengharuskan ada batasan jarak dan upaya menghindari kerumunan. Alhasil, jam buka Gunung Ijen pun berubah.

Jam buka Gunung Ijen yang semula dibuka pada pukul 01.00 WIB, kini saat pandemi dibuka pukul 03.00 WIB.

Tak bisa lihat blue fire

Dikarenakan baru dibuka pukul 03.00 wib, para pengunjung pun tidak akan bisa melihat blue fire. Perjalanan untuk mendaki Gunung Ijen kurang lebih 2-3 jam.

Saat pandemi, kemungkinan para pendaki akan tiba di Kawah Ijen pada pukul 5 pagi. Mereka pun tidak akan dapat menyaksikan blue fire.

Baca juga: Hanya Ada Dua di Dunia, Uniknya Api Biru di Kawah Ijen

Untuk momen sunrise pun, wisatawan tidak akan mendapatkannya di puncak Gunung Ijen, melainkan di tengah perjalanan menuju Kawah Ijen. Namun, hal ini tergantung kecepatan berjalan. Jika cukup cepat, sunrise tetap bisa dinikmati di puncak.

Kawah Ijen Jawa Timur.shutterstock.com/mazzur Kawah Ijen Jawa Timur.

Pembatasan jam buka bertujuan untuk mengurangi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Gunung Ijen saat pandemi. Cara ini mampu menekan jumlah pengunjung datang agar Covid-19 tidak menyebar secara masif.

Gunung Ijen tidak bisa sepenuhnya tutup saat pandemi karena banyak orang yang penghasilannya bergantung oleh wisata Gunung Ijen. Seperti para penjual makanan, penjual sarung tangan, bahkan para pendorong troli.

Baca juga: Tips Wisata ke Kawah Ijen di Banyuwangi

Para pendorong troli ini akan mengantarkan wisatawan yang lelah dalam perjalanan untuk tiba di Kawah Ijen. Cukup duduk manis di atas troli, maka para pendorong troli akan mendorongnya sampai atas gunung.

Meski tidak bisa menyaksikan blue fire, pemandangan yang disuguhkan di Gunung Ijen tetap cantik dan memesona. Kawahnya yang berwarna biru terang masih tetap indah untuk dinikmati kala pandemi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Jalan Jalan
Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Travel Update
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Travel Tips
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Travel Update
8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

Jalan Jalan
Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Jalan Jalan
Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Travel Update
5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

Travel Update
Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Jalan Jalan
6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

Travel Tips
Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Jalan Jalan
Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Jalan Jalan
Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Travel Update
Bukit Golo Geleng NTT, Tempat Nikmati Matahari Terbit dari Ketinggian

Bukit Golo Geleng NTT, Tempat Nikmati Matahari Terbit dari Ketinggian

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.