Kompas.com - 28/06/2021, 16:15 WIB

KOMPAS.comSelandia Baru kembali mengumumkan penundaan gelembung perjalanan (travel bubble) bebas karantina dengan Australia, Sabtu (26/6/2021).

Adapun penundaan tersebut akan berakhir pada hari Selasa (29/6/2021).

Melansir dari AFP, keputusan untuk menunda travel bubble itu berdasarkan adanya lonjakan kasus Covid-19 di Australia.

Baca juga: Baru Dibuka, Travel Bubble Australia-Selandia Baru Ditangguhkan

Warga di Sydney tengah menjalani masa lockdown selama dua minggu hingga 9 Juli 2021 guna mengantisipasi virus corona varian Delta. Lebih dari 80 kasus dilaporkan di Sydney dan sejumlah kasus di komunitas di Victoria dan Queensland.

“Mengingat tingkat penularan tinggi dari apa yang terlihat sebagai varian Delta, serta fakta bahwa banyak klaster komunitas (di Australia), merupakan tindakan yang benar (bagi kami) untuk mencegah Covid-19 dari Selandia Baru,” kata Menteri Penanggulangan Covid-19 New Zealand, Chris Hipkins.

Baca juga: Travel Bubble Selandia Baru-Australia Resmi Dimulai 19 April 2021

Hipkins menambahkan, pihaknya paham akan dampak dari penundaan travel bubble tersebut dan tetap berkomitmen untuk menjalani perjalanan bebas karantina dengan Australia.

Penangguhan itu memberi kesempatan bagi pihaknya untuk membuat travel bubble lebih aman, termasuk tes sebelum keberangkatan untuk seluruh penerbangan dari kedua negara.

New South Wales tidak termasuk travel bubble

Keindahan pantai pasir putih Jervis Bay di Shoalhaven, New South Wales (Dok. Shutterstock/Wanderskyy) Keindahan pantai pasir putih Jervis Bay di Shoalhaven, New South Wales (Dok. Shutterstock/Wanderskyy)

Tidak hanya itu, Selandia Baru dikabarkan akan tidak mengikutsertakan New South Wales di Australia dari travel bubble bebas karantina tersebut saat beroperasi kembali nanti.

Mengutip dari The Guardian, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardem mengatakan, ia mengantisipasi kembalinya travel bubble dalam waktu dekat ini, kecuali untuk New South Wales yang memiliki angka kasus tertinggi.

Baca juga: Selandia Baru akan Ubah Model Pariwisata Pasca-Pandemi Covid-19

Sebelumnya Kompas.com memberitakan, Selandia Baru dan Australia telah membuka gelembung perjalanan bebasa karantina pada 19 April 2021.

Namun, gelembung perjalanan tersebut terpaksa ditangguhkan pada 23 April 2021 setelah kasus Covid-19 merebak di Negeri Kanguru itu. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.