Kompas.com - 01/07/2021, 15:28 WIB

KOMPAS.com – Pelaku perjalanan udara domestik jarak jauh, terutama untuk daerah Jawa dan Bali, harus mengantongi kartu atau sertifikat vaksin Covid-19.

Kebijakan tersebut diatur dalam bingkai PPKM Darurat Jawa-Bali yang akan berlaku pada 3-20 Juli 2021.

Adapun, kartu vaksin yang dimaksud berisi informasi tentang minimal vaksin dosis pertama.

Baca juga: Wisata Vaksin di Bali Dibanderol Mulai Rp 4 Jutaan, Ini Paketnya

Calon penumpang pesawat rute domestik jarak jauh harus menunjukkan hasil negatif Covid-19 dari tes PCR dalam jangka waktu H-2 sebelum keberangkatan, serta tes swab antigen H-1 sebelum keberangkatan untuk moda transportasi lainnya. 

Sebagai informasi, kartu vaksin juga diperlukan bagi pelaku perjalanan domestik jarak jauh yang menggunakan bus dan kereta api. 

Baca juga: Mulai 29 Juni, Ini Syarat Terbaru Penerbangan Rute Domestik Lion Air Group

"Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan transportasi jarak jauh (seperti) pesawat, bus, dan kereta api harus menunjukkan kartu vaksin minimal vaksin dosis pertama dan PCR H-2 untuk pesawat, serta antigen H-1 untuk moda transportasi jarak jauh lainnya," kata Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dalam konferensi pers di kanal YouTube Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Kamis (1/7/2021).

Luhut menjelaskan tujuan aturan kartu vaksin Covid-19 tersebut. 

"Penggunaan kartu vaksin ini tujuannya adalah untuk kita menghindari orang lain tertular dari kita atau sebaliknya dan juga untuk menambah orang lain yang mendapat vaksin karena dengan vaksin akan bisa melindungi kita dari serangan Covid-19," tambahnya. 

Baca juga: Tren Wisata Vaksin, Travel Agent Indonesia Mulai Jual Paket Perjalanan ke Luar Negeri

Melansir dari Kompas.com, kartu atau sertifikat aksin untuk tiap dosisnya akan didapat jika seseorang telah menjalani vaksinasi.

Untuk mengecek kartu vaksin Covid-19 dapat dilakukan melalui aplikasi Peduli Lindungi atau situs web https://pedulilindungi.id/. Adapun, kartu dapat diunduh melalui aplikasi tersebut.

Seluruh tempat wisata ditutup sementara

Ilustrasi wisatawan sedang liburan di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali. SHUTTERSTOCK/GUITAR PHOTOGRAPHER Ilustrasi wisatawan sedang liburan di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali.

Dalam PPKM Darurat Jawa-Bali, untuk pekerja hotel non-penanganan karantina Covid-19 yang masuk dalam lingkup sektor esensial, diberlakukan 50 persen maksimum work from office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat.

Selain itu, seluruh tempat wisata, taman, area publik, pusat perbelanjaan, mal, dan pusat perdagangan tutup sementara.

Baca juga: 7 Tempat Wisata di Kabupaten Semarang yang Tutup Sementara, Jangan Kecele Ya

"Kegiatan pada pusat perbelanjaan, mal, dan pusat perdagangan ditutup sementara. Jadi tidak ada mal yang buka sampai tanggal 20 (Juli 2021)," ujarnya. 

Tidak hanya itu, kegiatan dine-in di tempat umum, seperti di warung makan dan rumah makan yang berdiri sendiri maupun di mal, juga ditiadakan. Hanya layanan delivery atau take away yang boleh beroperasi.

Kegiatan seni/budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan di lokasi yang dapat menimbulkan keramaian juga ditiadakan sementara.

Masyarakat diminta tetap tenang

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meresmikan PPKM Darurat Jawa-Bali di Istana Merdeka.

“Setelah mendapatkan banyak masukkan dari para menteri, ahli kesehatan, dan kepala daerah, saya memutuskan memberlakukan PPKM Darurat sejak tanggal 3-20 Juli 2021, khusus di Jawa dan Bali,” kata Joko Widodo, Kamis, di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Wisatawan Luar DIY Wajib Tunjukkan Surat Keterangan Bebas Covid-19 Saat ke Gunungkidul

Ia menjelaskan, PPKM Darurat akan meliputi pembatasan-pembatasan aktivitas masyarakat yang lebih ketat daripada yang selama ini sudah berlaku.

Masyarakat juga diimbau untuk disiplin dalam mematuhi aturan dan tetap tenang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Travel Update
Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Travel Update
20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

Travel Update
13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

Travel Tips
Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Travel Update
30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

Jalan Jalan
Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Travel Update
Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Travel Update
5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

Jalan Jalan
3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

Jalan Jalan
20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

Travel Update
Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Travel Update
5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

Jalan Jalan
7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.