Kompas.com - 25/07/2021, 17:05 WIB

 

KOMPAS.com – Beberapa waktu lalu, Geylang sempat menjadi bahan perbincangan akibat munculnya klaster baru Covid-19 di Singapura yang berasal dari karaoke plus-plus.

Mengutip Kompas.com, Jumat (16/72021), meski Geylang tidak dikatakan sebagai sumber klaster tersebut, klaster karaoke plus-plus menyoroti Geylang sebagai distrik yang diizinkan oleh pemerintah Singapura untuk prostitusi legal.

Selain itu, hingga saat ini pun distrik red light Geylang masih ditutup sejak pandemi Covid-19 melanda Negeri Singa.

Seorang Tour Leader bernama Tony Tjia mengonfirmasi kepada Kompas.com, Minggu (25/7/2021), bahwa Geylang memang dikenal sebagai red district.

Baca juga: Geylang, Distrik dengan Wisata Kuliner Terbesar di Singapura

“Untuk red district-nya terdapat di Geylang lorong 8, 9, 10, dan seterusnya. Di sana sebenarnya ya biasa saja, aman. Red district-nya juga berbentuk rumah biasa saja kok,” ungkap dia.

Tony melanjutkan bahwa bagi orang-orang yang kurang familiar dengan Geylang, mereka tidak akan tahu bahwa di sana terdapat red district lantaran penampilan lokasinya adalah rumah biasa.

Kendati dikenal sebagai distrik red light, dirinya mengatakan bahwa Geylang memiliki pesona lain yang perlu diketahui wisatawan.

Pesona lain dari Distrik Geylang

Tony mengungkapkan, Geylang merupakan distrik yang terkenal akan kulinernya. Salah satu kuliner yang paling populer di sana adalah hidangan kodok yang berada di depan lorong 13.

“Salah satunya yang ngetop adalah kodok gorengnya, bubur kodok. Kalau untuk kuliner makanannya ada beberapa tempat,” ujar dia.

Senada dengan Tony, Outbound Tour Leader bernama Jimmy S Tjenraputro mengatakan bahwa ragam kuliner yang dijual tidak hanya kuliner khas China dan melayu.

Supermarket Sheng Siong yang berada di Red Light Distrik, Lorong 15 Geylang, terlihat lenggang, Sabtu sore (22/5/2021). Singapura saat ini sedang berada dalam status lockdown parsial sejak 16 Mei 2021 setelah melonjaknya kasus infeksi lokal Covid-19 KOMPAS.com/ERICSSEN Supermarket Sheng Siong yang berada di Red Light Distrik, Lorong 15 Geylang, terlihat lenggang, Sabtu sore (22/5/2021). Singapura saat ini sedang berada dalam status lockdown parsial sejak 16 Mei 2021 setelah melonjaknya kasus infeksi lokal Covid-19

“Campur semua. Ada kair, chicken rice, canai India, semua ada. Kalau enggak salah, nasi padang juga ada, dan otak-otak,” ujar dia, Minggu.

Jika ingin melakukan wisata kuliner, Tony dan Jimmy menuturkan bahwa hal tersebut dapat dilakukan di mana saja lantaran Geylang dihiasi beragam gerai makanan yang mudah dicari.

Baca juga: Unik, Singapura Rayakan Imlek secara Drive-Thru

Selain berupa gerai makanan, ada juga food court, kafe, dan pasar. Bahkan, lanjut Jimmy, ada juga restoral yang menjual hidangan khas Italia di Geylang.

“Kisaran harga standar, enggak terlalu mahal juga. Harga makanan mulai dari lima dollar Singapura sampai belasan. Jauh lebih murah daripada di China Town atau seputaran Orchard,” jelas Tony.

Untuk makanan yang dijual di pasar, Jimmy menambahkan bahwa wisatawan dapat menemukan penjual seafood di sana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.