Kompas.com - 30/07/2021, 10:10 WIB

KOMPAS.com - Kerajaan Mataram Kuno merupakan kerajaan Hindu-Buddha yang terletak di Jawa. Kerajaan yang juga dikenal dengan nama Kerajaan Medang ini berdiri pada tahun 732 Masehi (M).

Raja pertama sekaligus pendiri dari kerajaan ini bernama Sanjaya. Ia memiliki gelar sebagai Rakai Mataram.

Baca juga: Prasasti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Dua Periode Mataram Kuno

Dilansir dari jurnal yang ditulis Sri Widiah berjudul Studi Historis Prasasti Cunggrang sebagai Sumber Sejarah pada Masa Mpu Sindok Tahun 929-947 M, Kerajaan Mataram terbagi menjadi dua periode utama.

Periode pertama adalah saat ibukota Kerajaan Mataram berada di Jawa Tengah. Pada periode ini, Kerajaan Mataram dipimpin oleh dua dinasti, yaitu dinasti Sanjaya dan dinasti Syailendra.

Baca juga: Sejarah Berdirinya Kerajaan Mataram Kuno

Periode kedua adalah saat pusat kerajaan berpindah ke Jawa Timur. Pada masa ini Kerajaan Mataram berada di bawah kekuasaan dinasti Icana yang didirikan oleh Mpu Sindok Sri Icanatunggadewawijaya.

Perpindahan pusat kerajaan tersebut dilakukan untuk menghindari serangan dari musuh sekaligus untuk memperluas daerah kekuasaanya.

Masa awal pemerintahan Raja Sanjaya

Mengutip "Kebudayaan dan Kerajaan Hindu Buddha di Indonesia" karya Anton Dwi Laksono, Raja Sanjaya merupakan pendiri sekaligus raja pertama dari Kerajaan Mataram Kuno.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Hilmar Farid dan tim BPCB Jateng meninjau jalan makadam kuno di Situs Liyangan peninggalan era Mataram kuno, di Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (24/12/2020).KOMPAS.com/IKA FITRIANA Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Hilmar Farid dan tim BPCB Jateng meninjau jalan makadam kuno di Situs Liyangan peninggalan era Mataram kuno, di Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (24/12/2020).

Kerajaan ini diperkirakan berdiri pertama kali di Desa Canggal, wilayah sebelah barat Magelang, Jawa Tengah.

Letak kerajaan dikelilingi oleh gunung-gunung besar, seperti Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, serta Merapi dan Merbabu.

Baca juga: Mau Mencoba Memanah Gaya Mataram Kuno? Datanglah ke Prambanan

Prasasti Canggal

Pendirian Kerajaan Mataram Kuno tercatat dalam Prasasti Canggal yang ditemukan di halaman Candi Gunung Wukir di desa Canggal. Prasasti ini bertanggal 732 M.

Dalam Prasasti Canggal, diceritakan tentang pendirian lingga atau lambang Dewa Siwa di Desa Kunjarajunca oleh raja Sanjaya.

Prasasti Canggal peninggalan Kerajaan Mataram Kuno Prasasti Canggal peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Prasasti ini juga disebutkan nama dari pemimpin sebelumnya yaitu Sanna. Prasasti ini menggunakan huruf pallawa dan bahasa Sansekerta.

Sayangnya hingga kini belum ada catatan pasti tentang bagaimana Kerajaan Mataram Kuno didirikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber iPusnas
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Kenang 16 Tahun Gempa Yogya, Bisa Kunjungi Monumen Gempa di Bantul

Jalan Jalan
5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

5 Cara Menolong Orang yang Terseret Arus Sungai

Travel Update
5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam HariĀ 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam HariĀ 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.