Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tips Mengemas Bagasi Kabin Pesawat

Kompas.com - 11/08/2021, 17:13 WIB
Aziza Zahwa Layla Madjid,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

Kompas.com - Ketika melakukan perjalanan udara, wisatawan harus bijak dalam mengemas barang-barang yang penting agar mudah diakses, namun tetap sesuai dengan aturan dari maskapai dan bandara. 

Adapun, membawa bagasi kabin adalah salah satu cara untuk menghemat waktu dan biaya perjalanan. 

Sebab, umumnya calon penumpang pesawat tidak perlu antre untuk mendaftar bagasi. Mereka juga hanya perlu menyimpannya di tempat yang telah disediakan di kabin pesawat

Baca juga: 5 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Membawa Bagasi Kabin

Dilansir dari Smartertravel.com, Selasa (10/8/2021), berikut tips mengemas bagasi kabin pesawat atau carry-on bags:

Jangan membawa cairan atau gel lebih dari 100 mililiter (ml)

Hindari membawa botol sampo atau sunscreen (tabir surya) yang masih terisi penuh ke dalam bagasi kabin. Sebagai gantinya, wisatawan dapat menaruh botol-botol tersebut ke bagasi terdaftar mereka. 

Berdasarkan aturan dari Transportation Security Administration (TSA), calon penumpang diizinkan membawa barang-barang berbentuk cairan, aerosol, gel, krim, dan pasta dalam bagasi kabin mereka.

Kendati demikian, wadah untuk barang-barang tersebut harus bervolume tidak lebih dari 100 ml per barangnya. Barang-barang tersebut juga harus ditempatkan di tas terpisah guna memudahkan proses pemeriksaan. 

Baca juga: Aturan Bagasi Pesawat Terbaru dari 7 Maskapai Indonesia Tahun 2021

Apabila wisatawan tetap ingin membawa barang-barang tersebut dengan volume lebih dari 100 ml, mereka harus menyimpannya di dalam bagasi terdaftar. 

Tidak hanya TSA, salah satu maskapai penerbangan, Garuda Indonesia, juga menerapkan aturan yang sama. 

Dilansir dari situs web resminya, Garuda Indonesia menyarankan calon penumpang untuk menyimpan barang-barang tersebut di sebuah kantong plastik yang dapat dibuka-tutup. Total volume kantong plastik tidak boleh lebih dari satu liter. 

Tiap calon penumpang hanya boleh membawa satu kantong tersebut. 

Baca juga: Lion Air Beri Promo Gratis Bagasi 20 Kg untuk Semua Rute Domestik

Namun, sejumlah maskapai menerapkan pengecualian untuk aturan ini, khususnya untuk obat-obatan penting dan makanan untuk bayi atau anak-anak.

Dalam situs web resminya, maskapai penerbangan Lion Air menjelaskan, barang kebutuhan bayi seperti botol susu dan makanan untuk dikonsumsi selama penerbangan, harus melalui izin ke dalam kabin dan beratnya tidak lebih dari lima kilogram (kg).

Ilustrasi kabin pesawatShutterstock.com Ilustrasi kabin pesawat

Jangan bawa barang-barang terlarang

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com