Kompas.com - 16/10/2021, 17:25 WIB

KOMPAS.com - Boon Pring adalah salah satu daya tarik andalan Desa Wisata Sanankerto di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Menurut keterangan resmi yang Kompas.com terima, Sabtu (16/10/2021), Boon Pring adalah tempat wisata telaga di area hutan bambu. 

Wisatawan yang berkunjung dapat menemukan sekitar 115 jenis pohon bambu yang sudah diberi papan informasi. 

Selain mengetahui lebih jauh tentang pohon bambu, pengunjung juga bisa mengikuti beragam aktivitas di tempat itu, di antaranya naik sepeda air, naik perahu, renang di kolam renang, dan mengunjungi Arboretrum Bambu atau museum pohon bambu.

Pengunjung Desa Wisata Sanankerto dapat mengetahui lebih jauh tentang tanaman bambu.Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pengunjung Desa Wisata Sanankerto dapat mengetahui lebih jauh tentang tanaman bambu.

Untuk para pencinta fotografi, mereka bisa berburu momen Ray of Light (RoL) di Boon Pring, khususnya ketika sinar matahari melewati sela-sela pohon bambu.

"Ini adalah daya tarik utama dan menurut saya bisa dikembangkan desa wisata berbasis edukasi dan juga berbasis ecotourism atau wisata berbasis lingkungan. Kali ini kita berharap Desa Wisata Sanankerto bisa menyusul pendahulunya, Desa Wisata Kujon Kidul, sebagai desa wisata kelas dunia," jelas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Sabtu.

Baca juga:

Potensi wisata Desa Wisata Sanankerto

Desa Wisata Sanankerto juga memiliki potensi dari segi budaya lantaran di desa ini ada musik tradisional Dengkrok, Cucuk Lampah, kesenian Gejog Lesung, dan tari topeng.

Terdapat pula sentra ekonomi kreatif untuk produk kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan. Pengunjung bisa menjumpai telur asin asap, jamu organik, carang mas, opak, keripik tempe, batik tulis Boon Pring, wayang, dan suvenir dari bambu.

Salah satu kerajinan tangan Desa Wisata Sanankerto di Kabupaten Malang, Jawa Timur.Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Salah satu kerajinan tangan Desa Wisata Sanankerto di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Adapun Desa Wisata Sanankerta mengelompokkan pemusatan potensi wisata ke beberapa gugus.

Gugus tersebut, antara lain Kampung Nenem merupakan sentra budidaya sayuran dan tanaman hias, Kampung Budaya 89 dijadikan sebagai pusat kegiatan kesenian dan sentra ekonomi kreatif, dan Kampung Rolas adalah tempat budidaya ikan koi dan nila. 

"Pada intinya desa wisata ini adalah lokomotif kita untuk menggerakkan kembali ekonomi untuk membuka lapangan kerja. Dengan dibuka desa wisatanya Insya Allah akan lebih baik," ujar Sandiaga. 

Sebagai informasi, Desa Wisata Sanankerto adalah salah satu dari 50 desa wisata terbaik berdasarkan ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Ajang tersebut digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam Hari 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
Pendaki Rinjani Jatuh Mengaku Didorong Perempuan Cantik, Pemandu Imbau 3 Hal Ini

Pendaki Rinjani Jatuh Mengaku Didorong Perempuan Cantik, Pemandu Imbau 3 Hal Ini

Travel Tips
Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Jalan Jalan
5 Tempat Berburu 'Sunrise' Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

5 Tempat Berburu "Sunrise" Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.