Kompas.com - 19/11/2021, 17:14 WIB

KOMPAS.com – Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni mengungkapkan, industri pariwisata Kaltim sempat terguncang selama pandemi sama seperti destinasi wisata lainnya di Indonesia.

“Saat industri pariwisata dibuka lalu ditutup, kemudian pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) terdampak, semuanya kaget. Tapi kita mulai rapatkan barisan, lalu mendekati secara psikologi,” ujarnya.

Baca juga: 4 Tempat di Kaltim yang Jadi Idaman Wisman Lihat Orangutan

Hal ini disampaikan oleh Sri dalam webinar bertajuk “Human Capacity Development as the Key for Inclusive Tourism” pada Kamis (18/11/2021).

Dalam pendekatan tersebut, Sri mengaku, pihaknya mencoba menguatkan para pelaku industri parekraf agar tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Beberapa langkah mulai dilakukan pada tiga bulan pertama saat pandemi mulai melanda. Berikut Kompas.com rangkum:

Baca juga: Itinerary 3 Hari 2 Malam di Derawan, Snorkeling Bareng Whale Shark dan Ubur-ubur

1. Penyaluran bantuan sosial

Berdasarkan paparan Sri, industri pariwisata Kaltim tutup pada periode April-Juni 2020. Namun, beberapa hotel masih beroperasi dengan staf terbatas.

Rumah makan juga masih buka dengan jam operasional terbatas. Pada saat itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk pelaku industri parekraf.

“Saat reaktivasi pariwisata domestik, kita mulai dorong bagaimana agar ruang publik bisa dibuka,” kata Sri.

Baca juga: Menikmati Sunset dan Pasir Putih di Lamin Guntur Teluk Sumbang, Berau

2. Industri pariwisata dibuka secara bertahap

Pada Juni-Juli, ruang publik di Kaltim mulai dibuka secara terbatas. Industri pariwisata mulai beroperasi kembali.

Sementara pada Agustus, tempat-tempat wisata mulai dibuka kembali walau kuota kunjungan dan jam operasional dibatasi. Kegiatan staycation juga mulai berjalan.

Baca juga: Dari Maratua Mengejar Matahari Terbenam

Lalu pada September-Desember, kegiatan MICE sudah mulai dilakukan secara terbatas di hotel dan tempat wisata.

Memasuki 2021, tepatnya pada Januari-Mei, seluruh tempat wisata masih dibuka kecuali yang dikelola oleh Pemerintah Daerah (Pemda) di beberapa kabupaten/kota.

Meski demikian, seluruh tempat wisata sempat ditutup kembali pada Juni-Oktober saat PPKM diberlakukan. Namun sejak September hingga kini, semuanya sudah dibuka kembali.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Naik Bus Wisata Transjakarta, Rute hingga Jam Operasional

Panduan Naik Bus Wisata Transjakarta, Rute hingga Jam Operasional

Jalan Jalan
Singapore Tourism Board Kerja Sama dengan Traveloka dan Trans Digital Media

Singapore Tourism Board Kerja Sama dengan Traveloka dan Trans Digital Media

Travel Update
Pesona Castello Brown, Tempat Kourtney Kardashian dan Travis Barker Menikah

Pesona Castello Brown, Tempat Kourtney Kardashian dan Travis Barker Menikah

Jalan Jalan
Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Jalan Jalan
Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Travel Update
Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Jalan Jalan
Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Travel Update
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Travel Tips
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Travel Update
8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

Jalan Jalan
Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Jalan Jalan
Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Travel Update
5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

Travel Update
Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.