Kompas.com - 25/03/2022, 12:40 WIB

YOGYAKARTA,KOMPAS.com -  Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul, menyambut baik diperbolehkan mudik pada lebaran tahun 2022.

"Kami sudah 2 tahun sepi kunjungan akibat pandemi. Semoga diperbolehkan mudik ini kami bisa menghirup udara segar," kata Ketua PHRI Gunungkidul Sunyoto kepada Kompas.com, Jumat (25/3/2022).

Pihaknya optimistis dengan diperbolehkannya mudik, jumlah wisatawan atau mobilitas masyarakat akan meningkat saat libur lebaran nantinya.

Baca juga: Pemkab Gunungkidul Tak Larang Padusan di Kawasan Wisata

Diperkirakan ribuan warga Gunungkidul yang ada di perantauan akan melakukan mudik dan biasanya akan membanjiri lokasi wisata yang ada.

"Mobilitas akan berjalan baik, dan itu berbanding lurus dengan tingkat kunjungan ke tempat wisata," kata Sunyoto.

Sunyoto berharap pemudik yang berkunjung ke kawasan wisata untuk tetap menjaga protokol kesehatan, sehingga penyebaran covid-19 bisa ditekan.

Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Salah seorang pengelola Snorkeling di Pantai Nglambor, Aditya Putratama mengatakan yang sama. Pihaknya menyambut baik sudah diperbolehkannya mudik lebaran tahun ini.

"Dua tahun sepi kunjungan, beberapa bulan ini baru mulai pulih. Semoga momentum mudik nanti menggiatkan kembali wisatawan yang berkunjung," kata Aditya.

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul M Arif Aldian mengatakan nantinya akan dilakukan rapat koordasi untuk menyambut wisatawan saat libur lebaran nantinya. Namun demikian, pihaknya masih akan menunggu kebijakan pusat seperti apa nantinya.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Gunungkidul Terbaru, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

"Yang paling pokok tentang protokol kesehatan, kita selalu tekankan kepada pelaku wisata dan wisatawan untuk memperhatikan protokol kesehatan," kata Arif.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mempersilakan warga untuk mudik lebaran 2022, namun harus vaksin booster.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.